#
(Foto: Dok)

Rugi Keramika Indonesia Assosiasi (KIAS) Menyusut Jadi Rp6,74 Miliar di Kuaratal I-2020

EmitenNews.com– Produsen keramik nasional PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) pada kuartal I-2020 masih membukukan rugi sebesar Rp6,74 miliar meski terjadi penyusutan sebesar 71,64 persen dari Rp23,78 miliar pada periode yang sama tahun 2019.

Laporan keungan interim perseroan yang disampaikan kepada BEI Senin (29/6) disebutkan bahwa pendapatan di kuaratal I-2020 sebesar Rp135,32 miliar turun 35,32 persen dari Rp209,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Ini Strategi Bisnis Yang Dilakukan Keramika Indonesia Assosiasi (KIAS) Hadapi Covid-19 Kedepan

 

Seiring dengan penurunan pada pendapatan maka beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami penurunan 39,04 persen menjadi Rp128,88 miliar dari Rp210,83 miliar, sehingga laba kotar yang di atribusikan oleh perseroan sebesar Rp6,43 miliar setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya harus membukukan rugi kotor Rp1,59 miliar.

Rugi usaha terjadi penyusustan 66,06 persen menjadi Rp7,92 miliar dari rugi sebelumnya Rp23,34 miliar.

Rugi sebelum pajak penghasilan tercatat Rp8,69 miliar turun 71,54 persen dari Rp23,78 miliar, sedangkan manfaat pajak penghasiloan di dapat Rp1,95 miliar dimana pada tahunsbelumnya pos itu tidak di catatkan.

Rugi per saham dasar hingga kahir kuartal I-2020 dicatat Rp0,57 tururn dari rugi per saham dasar pada periode yang sama tahun 2019 yang Rp1,52 per saham.

Sementara total aset yang dimilki hingga 31 Maret 2020 Rp1,11 triliun terjadi penurunan setara 9,42 persen dari aset per 31 Desember 2019 yang Rp1,23 triliun.

Kas dan setara kas pada akhir periode yang dibukukan oleh perseroan justru mengalami penambahan 57,53 persen menjadi Rp6,96 miliar dari Rp4,42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.(Rizki)

Check Also

Hingga Juni 2020, Penggalangan Dana Dari Pasar Modal Turun 48 Persen
Menurut Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna bahwa Perusahaan Tercatat baru saham per 30 Juni 2020 lebih tinggi (28 perusahaan) bila dibandingkan jumlah perusahaan tercatat baru saham pada tahun sebelumnya (17 perusahaan)

EmitenNews.com- Dampak pandemi Covid-19 sangat terasa pada industri pasar modal. Salah satu indikatornya, menurunnya nilai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: