#
Ilustrasi petani di sawah. Saat perekonomian nasional menghadapi resesi, sektor pertanian masih bisa tumbuh positif 2,15% (yoy) dan 1,01% (q to q) di kuartal III 2020. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dalam Kuartal III meningkat menjadi 14,58 persen. (Dok. AgroIndonesia).

Saat Perekonomian Nasional Hadapi Resesi, Sektor Pertanian Masih Tumbuh Positif
"Kuartal III tahun 2020 ini sudah semakin meyakinkan kita semua bahwa sektor pertanian memang menjadi penyelamat perekonomian Indonesia," kata Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB Sahara

EmitenNews.com – Sektor pertanian masih layak jadi tumpuan. Saat perekonomian nasional menghadapi resesi, sektor ini masih bisa tumbuh positif 2,15% (yoy) dan 1,01% (q to q) di kuartal III 2020. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dalam Kuartal III meningkat menjadi 14,58 persen.

Demikian penilaian Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Sahara, dalam keterangannya yang dikutip Senin (9/11/2020).

Sahara memprediksi sektor pertanian masih akan terus tumbuh pada kuartal berikutnya. Pasalnya, kebutuhan pangan masyarakat tumbuh setiap tahun. Ia menyebutkan, agriculture merupakan sektor basis di Indonesia dari dulu, sekarang dan di masa yang akan datang.

“Apalagi saat pandemi seperti sekarang pengeluaran masyarakat terhadap kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier pasti berkurang,” katanya.

Untuk mendukung pertumbuhan kinerja, Sahara mengingatkan pengembangan sektor pertanian dari hulu dan hilir harus menjadi fokus utama pemerintah ke depan. Namun, menurutnya sektor-sektor penunjang lain seperti perindustrian dan perdagangan juga tak boleh dikesampingkan. “Kuartal III tahun 2020 ini sudah semakin meyakinkan kita semua bahwa sektor pertanian memang menjadi penyelamat perekonomian Indonesia.”

Pemerintah diminta terus membenahi setiap level rantai nilai sektor pertanian. Salah satunya dengan mengembangkan industri hulu, penerapan smart farming di tingkat onfarm, pengembangan industri hilir, dan perbaikan sistem logistik. Pengembangan pemasaran juga perlu dilakukan sertab penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan sistem pembiayaan pertanian. ***

 

Check Also

Negara Anggota G-20 Bertemu Secara Virtual Bahas Pandemi Covid-19, Berikut Ini Hasilnya
Akibat virus Corona resesi ekonomi kemungkinan negatif sampai double digit. Artinya, resesinya dalam sekali. G-20 konsolidasi untuk memperbaiki, respon mereka dari sisi kesehatan dan ekonomi

EmitenNews.com – Menteri Keuangan dan Gubernur Sentral negara anggota G-20 secara virtual bertemu melalui video …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: