#

Sebanyak 22 Emiten Pendatang Baru Dijadwalkan Listing Semester I

EmitenNews – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten baru pada akhir pekan besok (09/06). Saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) akan resmi dicatatkan di papan bursa sebagai emiten baru ke 10 di tahun ini atau ke 545 secara total.

Saham FIRE akan start di harga Rp 500 per saham dan melepas sebanyak 300 juta saham. Perseroan juga menerbitkan sebanyak 350 juta waran seri 1. Waran ditawarkan kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat. Setiap pemegang 6 saham yang namanya tercatat, akan memperoleh 7 Waran Seri 1 dimana setiap pemegang 1 waran seri 1 berhak untuk membeli 1 saham perusahaan.

Para penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO FIRE terdiri atas PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Lautandhana Securindo. Kemudian PT Erdikha Elit Sekuritas, PT KGI Sekuritas Indonesia, PT Phillip Sekuritas Indonesia, PT Profindo Sekuritas Indonesia, dan PT Reliance Securities Tbk sebagai penjamin emisi efek.

FIRE adalah perusahaan batubara di Kalimantan Timur dengan total aset sekitar Rp 400 miliar. Saat ini total kapasitas produksi mencapai 3 juta ton per tahun dan produksi batubara sebesar 400.000 ton per tahun.

Sebelumnya, pada hari ini (08/06), BEI resmi mencatatkan secara perdana saham PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) sebagai emiten baru ke 9 pada tahun ini.

Semarak penerbitan emisi baru di pasar modal mulai terasa belakangan ini. ”Pipeline IPO (Initial Public Offering) bertambah satu per satu. Di pipe line ada 25, dikurangi 9 (sudah listing) jadi masih ada 16 lagi,” ucap Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, di gedung BEI, hari ini (08/06).

Sebanyak 22 sampai 23 IPO emiten baru di antaranya diproyeksi listing pada semester pertama tahun ini. Samsul meyakini aksi IPO tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan 2016. ”Tahun lalu kan hanya sekitar 15 sampai 16 emiten saja,” imbuhnya.

Samsul memerkirakan, minat IPO emiten pada semester kedua bisa lebih baik lagi. Dia mendapat banyak pernyataan minat dari calon emiten dan sebagian bahkan sudah memasukkan dokumennya.

Lalu bagaimana dengan IPO BUMN atau anak usahanya? ”Ada yang bagus juga. Nanti lah kalau sudah masukin dokumen,” kelitnya.

 

Check Also

IHSG Naik 0,41 Persen Meski Net Sell Rp1 Triliun. Saham BBCA dan HMSP Yang Terbesar Dijual Asing Pada Perdagangan Jumat (27/11)

EmitenNews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga penutupan perdagangan saham Jumat (27/11) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: