#

Selisih Kurs, Lippo Karawaci (LPKR) Jadi Rugi Rp2,12 Triliun di Kuartal I-2020

EmitenNews.com – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hingga kuartal I 2020 rugi bersih konsolidasi mencapai Rp2,12 triliun. Padahal, periode yang sama tahun lalu berhasil mengantongi laba sebesar Rp50 miliar.

VP Corporate Communication, Danang Kemayan Jati dalam keterbukaan informasi BEI Selasa (30/6) menjelaskan, rugi tersebut disebabkan oleh rugi selisih kurs sebesar Rp2,39 triliun karena rupiah terdepresiasi terhadap dolar AS.

“Melihat perkembangan nilai tukar saat ini, kami perkirakan akan adanya penyesuaian selisih kurs yang menguntungkan di kuartal 2 2020 sesuai dengan kebijakan akuntansi mark to market,” jelas Danang.

Baca juga: Dampak Covid-19, Ini Strategi Lippo Karawaci (LPKR) Yang Dilakukan Pada Kuartal II – 2020

Kendati demikian, marjin ebitda telah membaik menjadi 23 persen di kuartal I tahun ini dari 16 persen di kuartal serupa tahun sebelumnya. Perseroan juga berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 8,5 persen menjadi Rp3,10 triliun sepanjang kuartal I 2020 dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya Rp2,86 triiun.

Bisnis Real Estate Development tumbuh kuat sebesar 12.3 persen menjadi Rp678 miliar yang bersumber dari pengakuan pendapatan dari Orange County yang dalam tahap penyelesaian serta penjualan lahan komersial dan rumah toko serta penjualan lahan industri yang telah mendorong pendapatan LPCK sebesar 44 persen menjadi Rp574 miliar dari Rp399 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di samping itu, kontribusi terbesar terhadap pendapatan, dari segmen bisnis Healthcare terus bertumbuh dengan peningkatan pendapatan sebesar 9,7 persen menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,71 triliun.

“Tanda positif lainnya pada kuartal 1- 2020 adalah peningkatan pra penjualan sebesar 13 persen YoY, menjadi Rp703 miliar dari Rp623 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu,” tuturnya.

Pada kuartal I 2020, LPKR memperkuat posisi kasnya dan memperbaiki jatuh tempo utangnya dengan pembiayaan kembali obligasinya dari 2022 menjadi 2025. Saldo kas dan setara kas pada periode tersebut sebesar Rp5,36 triliun dibandingkan dengan Rp4,69 triliun pada akhir tahun kemarin.

Check Also

Laba Bank BJB (BJBR) Tumbuh 5,9 Persen di Kuartal III-2020

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB mencatatkan kinerja positif …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: