#
Ilustrasi penyaluran bansos. Survei Indikator Politik Indonesia, pada September kepuasaan masyarakat atas pemerintah pusat meningkat dibanding Mei. Adanya bantuan sosial (bansos) pemerintah dinilai berpengaruh terhadap angka kepuasan masyarakat. Yang juga berpengaruh terhadap puas tidaknya masyarakat dengan pemerintah pusat, yaitu aspek kelas, dan aspek partisan. (Dok. MediaIndonesia).

Survei Pandemi Covid-19, Masyarakat Kesulitan Penuhi Kebutuhan Makan Sehari-hari
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi: September, kepuasan publik terhadap pemerintah pusat meningkat dibanding Mei, 66 persen sangat puas atau cukup puas

EmitenNews.com – Pandemi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) menyebabkan pendapatan sebagian besar masyarakat menurun drastis. Akibat penyeberan virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, mereka sampai kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, selain sulit membiayai sekolah anak-anak.

Demikian salah satu hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia bertajuk Mitigasi Dampak Covid-19: Tarik Menarik antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan, yang dipublikasikan Minggu (19/10/2020). Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengaku terenyuh mendapat data dampak pagebluk covid-19 tersebut dalam survei terbarunya itu.

Survei Indikator dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan 1.200 responden melalui metode simple random sampling. Sementara margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Kesulitan terberat akibat penurunan pendapatan paling tinggi adalah, makan sehari-hari. Saya terus terang ketika mendapat data ini cukup terenyuh karena ini bukan angka kecil. Ini memperlihatkan kondisi ekonomi yang memburuk sejak tahun 2004,” ujarnya.

Burhanuddin Muhtadi pantas bersedih sesedih-sedihnya. Pasalnya, hasil survei yang diselenggarakan 24-30 September 2020 itu, menunjukkan 66,6 persen masyarakat menyatakan pendapatan rumah tangganya menurun akibat kebijakan pandemi Covid-19. Kesulitan terbesar masyarakat akibat menurunnya pendapatan itu, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Selain itu, mereka juga mengaku kesulitan membiayai sekolah anak-anaknya.

Dalam catatan Burhanuddin Muhtadi, persepsi masyarakat terkait ekonomi nasional memburuk, mengalami penurunan dari Mei dan Juli 2020. Periode Mei, sebanyak 81 persen responden menilai ekonomi nasional buruk. “Persepsi ekonomi nasional memburuk turun sebanyak 69,2 persen.”

Tetapi, dalam diskusi daring, Ahad (18/10/2020) itu, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pada September, kepuasan publik terhadap pemerintah pusat meningkat dibanding Mei. “Mei yang sangat puas atau cukup puas itu hanya di atas 50 persen. Sekarang 66 persen yang sangat puas atau cukup puas.”

Adanya bantuan sosial (bansos) yang dikeluarkan pemerintah dinilai berpengaruh terhadap angka kepuasan masyarakat. Yang juga berpengaruh terhadap puas tidaknya masyarakat dengan pemerintah pusat, yaitu aspek kelas, dan aspek partisan.

“Aspek kelas, semakin rendah tingkat pendidikan dan pendapat, cenderung lebih puas dibanding mereka yang pendapatan atau pendidikannya tinggi terhadap kinerja pemerintah pusat,” jelasnya.

Sementara aspek partisan yaitu tergantung terhadap apa yang menjadi pilihan politik dalam Pilpres 2019. Seseorang yang pada pemilu lalu memilih Jokowi-Ma’ruf cenderung mengatakan puas dengan kinerja pemerintah pusat. Sebaliknya ketika seseorang memilih Prabowo-Sandiaga pada 2019, meskipun Prabowo sudah masuk pemerintah, maka responden cenderung menjawab tidak puas. ***

 

Check Also

Tetaplah Prihatin, Meski Ekonomi Sudah Alami Pembalikan Kondisinya Masih Sangat Rapuh
"Kuartal ketiga banyak perekonomian negara G20 sudah menunjukkan adanya pembalikan, namun masih sangat awal dan masih sangat rapuh," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

EmitenNews.com – Tetaplah prihatin, meski ekonomi di negara-negara G20, termasuk Indonesia sudah mengalami pembalikan. Pasalnya, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: