#
Sebanyak 180 ribu peserta Kartu Prakerja dinyatakan gugur. Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencabut status kepesertaan mereka, karena tidak melanjutkan pelatihan. (Dok. SINDOnews).

Tak Memanfaatkan Dana Pelatihan, 180 Ribu Peserta Kartu Prakerja Dinyatakan Gugur
Aturannya, apabila dalam 30 hari pasca menerima uang pelatihan Kartu Prakerja, peserta belum memanfaatkannya untuk membeli pelatihan, status kepesertaannya dicabut

EmitenNews.com – Tak memanfaatkan dana pelatihan, sebanyak 180 ribu peserta Kartu Prakerja dinyatakan gugur. Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencabut status kepesertaan mereka, karena tidak melanjutkan pelatihan. Pencabutan kepesertaan diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (18/9/2020), Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, dalam aturan itu disebutkan, apabila dalam 30 hari pasca menerima uang pelatihan Kartu Prakerja, peserta belum memanfaatkannya untuk membeli pelatihan, status kepesertaannya dicabut. Seluruh peserta yang gugur dari gelombang 1 hingga 4. Saat ini, program Kartu Prakerja telah memasuki gelombang 9.

“Sampai hari ini, ada sekitar 180 ribu penerima dari gelombang 1-4 yang dicabut kepesertaannya atau ekuivalen dengan 3,8 persen peserta,” katanya.

Setiap peserta akan mendapatkan total insentif sebesar Rp3,55 juta. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei Rp50 ribu untuk tiga kali. Uang pelatihan sudah masuk ke akun virtual peserta sebesar Rp1 juta. Itulah yang akan kembali ke kas negara.

Namun, Louisa Tuhatu belum bisa menyampaikan berapa dana pelatihan dari peserta gugur yang sudah kembali ke kantong negara. Ia mengaku masih perlu melakukan pengecekan.

Alasan para peserta tidak melanjutkan pelatihannya cukup beragam. Namun, tiga alasan utama berdasarkan penelusuran PMO, yakni sudah mendapat pekerjaan, lupa password, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Sejauh ini PMO terus melakukan sosialisasi di berbagai kanal sejak Maret 2020 sebelum Kartu Prakerja diluncurkan. PMO juga menyediakan berbagai saluran pertanyaan untuk masyarakat, agar memudahkan calon peserta.

“Manajemen Pelaksana juga telah mengirimkan SMS reminder (pengingat) kepada semua penerima pada H-7 sebelum expired (kadaluarsa),” katanya. ***

 

Check Also

Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 7 Ditutup Senin Siang
Dengan jumlah peserta yang tersaring melalui pendaftaran sebanyak 800 ribu orang, jumlah peserta program secara keseluruhan akan mencapai 3,88 juta. Masing-masing dapat Rp3,55 juta

EmitenNews.com – Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 7 ditutup Senin (7/9/2020) siang, pukul 12.00 WIB. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: