#
PT Taspen (Persero) memberikan uang pensiun dan tabungan hari tua (THT) kepada anggota DPR dan DPD yang tak lagi menjabat pada periode 2019-2024. (Dok. Lembaga Pemilihan Indonesia).

Tidak Lagi Jabat Anggota DPR RI Fahri Hamzah dapat Uang Pensiun Rp3,8 Juta Per Bulan
Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro: uang pensiun tersebut akan dinikmati mantan anggota DPR hingga tutup usia. Kalau ada istri, dilanjutkan ke istri

EmitenNews.com – Tidak lagi menjabat anggota DPR RI (2014-2019), Fahri Hamzah mengantongi uang pensiun Rp3,8 juta per bulan. Dana sebesar itu diterima mantan Wakil Ketua DPR RI itu, seumur hidup. Jika misalnya, ia meninggal, tunjangan itu diterima sang istri. Tetapi, bekas politisi PKS ini merasa anggota dewan tak layak mendapat uang pensiun.

“Sebenarnya saya punya teori, yang layak dapat pensiun itu, birokrat. Karena kerjanya dalam struktur negara lebih lama. Kalau politisi itu cuma 5 tahun,” ujar Fahri Hamzah, di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019), di sela pelepasan akhir masa bakti anggota MPR/DPR/DPD 2014-2019.

Kendati begitu, Fahri tetap akan mengambil uang pensiunnya itu. Ia menganggap itu, penghargaan dari negara untuk para anggota DPR. “Itu otomatis, karena kita sudah punya mekanisme transfer gaji selama ini.”

PT Taspen (Persero) memberikan uang pensiun dan tabungan hari tua (THT) kepada anggota DPR dan DPD yang tak lagi menjabat pada periode 2019-2024. Nominal THT yang diberikan kepada 556 anggota DPR Rp6,2 miliar. Sedangkan untuk anggota DPD sejumlah 116 orang Rp1,3 miliar

Kepada pers, Senin (30/9/2019), Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro mengatakan, dana THT diberikan hanya sekali untuk tiap anggota DPR dan DPD. Uang pensiun dibayarkan setiap bulan. Besarannya, tergantung lama masa jabatan. Untuk anggota DPR satu periode uang pensiunnya Rp3,2 juta. Uang THT sekitar Rp15 juta.

“Kalau dua periode jadinya Rp3,8 juta. Kalau yang satu periode Rp3,2 juta,” ujar Iqbal Latanro, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Dari catatan yang dikumpulkan Selasa (1/10/2019), Fahri Hamzah telah menjadi anggota DPR selama 15 tahun atau tiga periode. Itu artinya, uang pensiun yang didapatkannya sama dengan anggota DPR dua periode. Jika lebih dua periode menjabat, tetap Rp3,8 juta.

Iqbal menuturkan, uang pensiun tersebut akan dinikmati mantan anggota DPR itu, hingga tutup usia. “Per bulan sampai beliau tidak ada, meninggal. Kalau ada istri, dilanjutkan ke istri.” ***

Check Also

Masa Uji Coba Gratis Berakhir, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Rp5 Ribu Mulai 1 Desember 2019
Para pengguna dapat menikmati fasilitas publik ini dengan menggunakan kartu elektronik berbayar dari 5 bank; Bank DKI, BCA, Mandiri, BNI, dan BRI

EmitenNews.com – Masa uji coba LRT Jakarta, rute Velodrome-Pegangsaan segera berakhir. Mulai 1 Desember 2019, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: