#

Produk PT Tiga Pilar Sejahtera Food. Foto: tigapilar.com

Tiga Pilar Akui Tunggu Ijin Dari BPOM Untuk Produk Barunya

EmitenNews – PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) mengakui menanti ijin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk barunya, yakni beras dalam kemasan ukuran 40 kilo gram.

Pasar untuk beras kemasan berukuran kecil saat ini memiliki pasar yang lebih luas. Dibantu dengan jaringan pemasaran di ritel dan sebagai leader pada pangsa pasar beras dalam kemasan perseroan cukup optimis terhadap strategi penjualan barunya ini.

Finance Coordinatore AISA, Sjambiri Lioe, Kamis mengatakan bahwa Sejak awal tahun ini, perseroan telah mengurangi penjualan beras secara grosir karena mempertimbangkan margin penjualan beras kemasan bermerk yang lebih tinggi. Margin untuk beras grosir adalah sebesar 13% sedangkan margin untuk beras bermerek mencapai 25%.

Perseroan bakal menjual yang kemasan 40 kilo gram buat sekali makan. Pasarnya lebih luas karena buat orang yang tinggal di apartemen jadi lebih suka beli beras yang sekali makan aja biar fresh terus

Perseroan telah menyiap anak usahanya, Dunia Pangan yang bergerak di produksi dan industri beras bermerk untuk segera melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Perseroan berencana untuk meraup dana sebesar Rp400 miliar dari hasil aksi korporasinya ini.

Yang pasti dana IPO ini nanti dipakai buat modal kerja Dunia Pangan, buat beli gabah. Penawaran umum saham Dunia Pangan direncanakan akan dilaksanakan sebelum Desember 2017 ini dan akan melepas sebanyak 20% sahamnya ke publik. Rencana ini yang direncanakan sejak 2015 lalu sempat tertunda karena kondisi pasar yang kurang baik.

Check Also

IHSG Naik 0,41 Persen Meski Net Sell Rp1 Triliun. Saham BBCA dan HMSP Yang Terbesar Dijual Asing Pada Perdagangan Jumat (27/11)

EmitenNews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga penutupan perdagangan saham Jumat (27/11) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: