#
Perkantoran di DKI Jakarta menjadi klaster penyebaran Covid-19. Malah, belakangan ini jumlah penderita infeksi virus corona di ibu kota terus meningkat. (Dok. Alenia.ID).

Tingkatkanlah Penerapan Protokol Kesehatan di Kawasan Perkantoran Ibu Kota
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menduga penularan di perkantoran terjadi pada pemencetan tombol lift, kemudian di kamar kecil. Lainnya, masih ada yang luput menggunakan masker

EmitenNews.com – Tingkatkanlah penerapan protokol kesehatan di kawasan perkantoran DKI Jakarta. Perkantoran di wilayah Gubernur Anies Baswedan menjadi klaster penyebaran Covid-19. Malah, belakangan ini jumlah penderita infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau covid-19 di ibu kota terus meningkat. Kemungkinan besar penularan di pemencetan tombol lift, di kamar kecil, selain kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Perlu didisiplinkan. Karena tanpa kedisiplinan, nanti klaster perkantoran ini akan tambah banyak. Kalau tambah banyak tentunya protokol covid kita anggap kurang berhasil, sehingga takutnya nanti ditinjau kembali soal pembukaan perkantoran. Ini merugikan semua pihak, baik pemilik usaha, maupun para pegawai yang ada,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Sufmi Dasco Ahmad menyoroti sejumlah fasilitas kantor yang rentan terpapar virus yang disebut-sebut berasal dari Wuhan, Hubei, China itu. Ia menduga penularan di perkantoran terjadi pada pemencetan tombol lift, kemudian di kamar kecil. Lainnya, mobilitas penghuni kantor juga terkadang luput menggunakan masker.

“Kalau di perkantoran lalu lintas dari para pekerja itu bisa menyebabkan penularan, karena jarak dan juga tidak semua kita lihat itu ada beberapa yang masih lupa memakai masker,” katanya.

Menurut Sufmi, protokol kesehatan yang sudah diterapkan di kantor perlu dirutinkan dengan baik. Salah satunya, dengan pergantian shift pegawai. Politikus Partai Gerindra itu melihat juga perkantoran tidak semua masuk. Selain volume kerjanya bergantian, juga ada batasan-batasan beberapa orang dengan luasan kantor yang ada.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengkhawatirkan munculnya klaster perkantoran di Ibu Kota. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan, sedikitnya 68 perkantoran di ibu kota menjadi klaster covid-19. Dari klaster tersebut, 440 pekerja diisolasi lantaran positif menderita infeksi virus corona.

“Klaster perkantoran sudah mengkhawatirkan, setelah kita buka PSBB ini banyak klaster baru justru di tempat kerja. Kondisi ini bukannya menciptakan rasa aman tapi justru menciptakan kekhawatiran,” kata Hariyadi Sukamdani dalam acara Mid-Year Economic Outlook 2020 via virtual, Selasa (28/7/2020). ***

 

Check Also

Penambahan Kasus Covid-19 Lumayan Signifikan, Total Penderita Sampai Kamis Ini 118.753 Orang
Tambahan penderita baru itu, diperoleh dari hasil pemeriksaan 29.375 spesimen hari ini. Dengan begitu total spesimen yang sudah diperiksa hingga hari ini adalah 1.633.156

EmitenNews.com – Penambahan kasus infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19), Kamis (6/8/2020), lumayan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: