11 Diantaranya Beraset Jumbo, BEI Sebut Masih ada 27 Perusahaan Antre IPO
EmitenNews.com -Minat perusahaan untuk menggalang dana publik sebagai salah satu sumber pendanaan masih sangat tinggi menjelang akhir tahun 2023. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejumlah perusahaan antre di pipeline pencatatan umum perdana saham (initial public offering/IPO).
Adapun sampai dengan 13 Oktober 2023, terdapat 73 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI. Dana yang berhasil dihimpun dari IPO 73 emiten itu mencapai Rp 53,1 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyebutkan, saat ini ada 27 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari sisi asetnya, perusahaan dengan skala menengah masih mendominasi.
"Hingga saat ini, terdapat 27 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," kata Nyoman kepada wartawan, ditulis Sabtu (14/10/2023). Merujuk POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdapat 11 perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp 250 miliar.
Kemudian 15 perusahaan dengan aset skala menengah antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar, sisanya 1 perusahaan dengan aset skala kecil di bawah Rp 50 miliar. Sementara, rincian sektornya adalah sebagai berikut:
4 Perusahaan dari sektor basic materials
4 Perusahaan dari sektor consumer cyclicals
4 Perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals
4 Perusahaan dari sektor energy
0 Perusahaan dari sektor financials
1 Perusahaan dari sektor healthcare
3 Perusahaan dari sektor industrials
4 Perusahaan dari sektor infrastructures
Related News
RMKE Siapkan Buyback Saham Rp200 Miliar
Akhir Pekan Hijau, IHSG Bangkit 97 Poin ke 8.329
Incar Nasabah Kaya, HSBC Lanjutkan Ekspansi Wealth Center
IHSG Rebound 1,18 Persen di Sesi I, IDXTRANS Lompat 5,6 Persen
Dua Saham Berlanjut FCA Usai Lepas Suspensi, RLCO Jatuh ARB
Empat Saham Keluar FCA, Tiga Masih Menguat-RMKE Jatuh ARB





