2025 Kelar, Ini Data Cadangan Devisa hingga Tersisa USD156,5 Miliar
:
0
Ilustrasi cadangan devisa (cadev). FOTO-DOK Bank Indonesia
EmitenNews.com - Bank Indonesia baru saja mengumumkan tingkat cadangan devisa (cadev) per akhir Desember 2025. Nilainya USD156,5 miliar.
Menurut keterangan Bank Indonesia, Kamis (8/1), angka itu naik 4,26% dari posisi akhir November 2025 USD150,1 miliar.
Bank Indonesia menjelaskan, kenaikan posisi cadangan devisa tersebut terutama bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.
Selain itu, posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Itu juga, berada di atas standar kecukupan internasional atau sekitar 3 bulan impor.
Bank Indonesia pun menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Meski terlihat naik di akhir Desember 2025, sejatinya nilai cadev tersebut turun 0,51% dari akhir Desember 2024 yang sebesar USD156,5 miliar.
Untuk melihat lebih detail bagaimana perjalanan cadev sepanjang 2025, berikut adalah datanya:
| Periode | Nilai Cadev (Miliar USD) |
| Desember 2024 | 156,5 |
| Januari 2025 | 156,1 |
| Februari 2025 | 154,5 |
| Maret 2025 | 157,1 |
| April 2025 | 152,5 |
| Mei 2025 | 152,5 |
| Juni 2025 | 152,6 |
| Juli 2025 | 152 |
| Agustus 2025 | 150,7 |
| September 2025 | 148,7 |
| Oktober 2025 | 149,9 |
| November 2025 | 150,1 |
| Desember 2025 | 155,7 |
Dari data di atas terlihat, posisi cadev cenderung dalam tren menurun sejak mencapai level tertingginya pada Maret 2025 USD157,1 miliar. Namun sejak saat itu, nilai cadev berangsur turun dan mencapai level terendah 2025 pada September dengan nilai USD148,7 miliar.
Seperti diketahui, cadev adalah aset dalam bentuk mata uang asing, emas, dan instrumen keuangan lain yang dimiliki Bank Indonesia untuk membiayai transaksi ternasional. Termasuk untuk menjaga stabiitas nilai tukar rupiah hingga menghadapi gejolak ekonomi.
Adapun sejatinya cadev berfungsi seperti tabungan darurat negara untuk membiayai impor, utang luar negeri, hingga intervensi pasar valas.
Related News
Berharap AS-Iran Capai Solusi, Harga Emas Stabil, Emas Antam Naik
Potensi Penjualan Biofuel Capai 60 Juta Kl pada 2029
Devisa Jepang Tersedot USD77,11 Miliar Untuk Tahan Yen
Indonesia Mendapat Pengecualian Tarif dari AS Terkait Isu Kerja Paksa
WNI Tak Wajib Beli Merah Putih Bond, Yang Benar Menkeu Siapkan Ini
Ini Panduan Memilih Broker Forex Terbaik 2026 Bagi Pemula





