5 Anak Usaha Teladan Prima Agro (TLDN) Terima Sertifikat ISPO
:
0
EmitenNews.com—5 anak usaha PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) secara resmi mendapatkan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dari lembaga sertifikasi asal Jerman yaitu PT TUV Rheinland Indonesia pada Senin 26 Desember 2022.
Dengan diterimanya sertifikat ini, maka seluruh anak usaha TLDN di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit telah memiliki sertifikat ISPO. Adapun ke-5 anak usaha TLDN yang dimaksud antara lain PT Telen, PT Sawit Prima Nusantara, PT Gemilang Sejahtera Abadi, PT Inti Energi Kaltim, dan PT Cahaya Anugerah Plantation.
Sementara itu, 3 anak usaha TLDN yang telah lebih dahulu mendapatkan sertifikat ISPO adalah PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation, PT Telen Prima Sawit, dan PT Multi Jayantara Abadi.
“Dengan demikian seluruh anak usaha TLDN di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit atau sejumlah 8 perusahaan telah memiliki sertifikat ISPO. Capaian ini adalah kerja keras dari seluruh karyawan TLDN dan merupakan sebuah komitmen Perseroan untuk memenuhi seluruh regulasi pemerintah, terlebih ini merupakan tanggung jawab perusahaan setelah menjadi perusahaan publik,” kata Direktur Keberlanjutan TLDN Yayan Handian Ginanjar saat memberikan sambutannya dalam acara Penyerahan Sertifikasi ISPO 5 Anak Usaha TLDN di kantor pusat TLDN, Beltway Office Park, Jakarta Selatan, Senin 26 Desember 2022.
Di sisi lain, Direktur Utama PT TUV Rheinland Indonesia Nyoman Susila mengatakan sertifikat ISPO yang didapat oleh 5 anak usaha TLDN tersebut sebelumnya telah melalui proses audit di lapangan. Hasil dari tim audit menyimpulkan bahwa ke-5 perusahaan tersebut telah memenuhi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





