650,8 Juta Saham IBST Dimiliki 424 Investor, Free Float Hampir Nol
:
0
Menara telekomunikasi Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST)
EmitenNews.com - Emiten menara telekomunikasi terafiliasi Grup Djarum melaporkan jumlah pemegang saham publik (free float) yang sangat mini hingga akhir Desember 2025, yaitu sebesar 0,05 persen. Jumlah sahamnya sebanyak 650.832 dan dimiliki hanya sebanyak 424 investor.
Sementara, pemegang saham pengendali IBST yaitu PT Iforte Solusi yang beralamat di Menara BCA Lantai 43 Jl. MH Thamrin No.1, Jakarta masih menguasai 99,95 persen kepemilikan hingga akhir Desember 2025, relatif tidak berubah dibanding bulan sebelumnya.
Dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan manajemen IBST kepada Bursa Efek Indonesia, diketahui jumlah pemegang saham publik IBST Desember 2025 sebanyak 424 pihak bahkan menyusut jika dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 433 pihak.
Sebagai informasi, Iforte Solusi Infotek (iForte), anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menjadi pengendali IBST setelah mengakuisisi 90,11 persen saham Inti Bangun Sejahtera (IBST) pada 1 Juli 2024.
IForte mencaplok 1.217.293.423 saham Inti Bangun dari Bakti Taruna Sejati, Dian Swastatika Sentosa, Inovasi Mas Mobilitas, dan DSST Mas Gemilang. Harga pelaksanaan Rp2.813 per saham dengan total nilai transaksi Rp3,42 triliun.
Setelah akuisisi itu, IBST resmi bergabung dalam Grup Djarum yang juga memiliki beberapa perusahaan menara telekomunikasi seperti, Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), dan Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).
Dalam periode satu tahun terakhir, harga saham IBST mencatat penurunan 475 poin atau 8,44 persen. Namun dalam periode satu bulan, harganya catat kenaikan 6,85 persen atau 330 poin. Harga saham IBST di perdagangan terakhir berada di level Rp5.150 per saham.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





