8 Korban Kecelakaan Bus Terbakar di Saudi Sudah Lanjutkan Ibadah Umrah
:
0
Musibah tabrakan bus jemaah umrah di Wadi Qudeid, sekitar 150 km dari Jeddah, Jumat (21/3/2025), menelan enam korban jiwa warga Indonesia, empat di antaranya satu keluarga. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka, delapan di antaranya sudah bisa melanjutkan ibadah umrah. Dok. Kemlu RI.
EmitenNews.com - Pemerintah memastikan musibah tabrakan bus jemaah umrah di Wadi Qudeid, sekitar 150 km dari Jeddah, Arab Saudi, menelan enam korban jiwa warga Indonesia, empat di antaranya satu keluarga. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka, delapan di antaranya sudah bisa melanjutkan ibadah umrah. Tiga lainnya, masih dalam perawatan di rumah sakit.
Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambary menyampaikan kronologi kecelakaan tragis tersebut dalam rilis resmi yang dikutip Ahad (23/3/2025).
Kecelakaan bus yang mengangkut jemaah RI itu terjadi pada Jumat (21/3/2025). KJRI di Jeddah menerima informasi sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Bus yang ditumpangi para jemaah itu, bertabrakan, lalu terbalik, dan terbakar hangus.
Enam korban jiwa asal Indonesia itu, empat di antaranya merupakan anggota satu keluarga: Dawam Mahmud (ayah), Sumarsih Djarudin (ibu), serta dua putri mereka, Areline Nawallya Adam dan Audrya Malika Adam. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban yang kemudian memutuskan agar seluruh jenazah dimakamkan di Arab Saudi.
Sementara itu, dua korban lainnya yang turut meninggal dalam kecelakaan tersebut adalah Eny Soedarwati dan Dian Novita.
Data yang ada menunjukkan, selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan 13 orang mengalami luka-luka. Saat ini, tiga di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit, yaitu Fabian, Ahsantudhonni Ghozali, dan Muhammad Alawi.
Meski dokter menyatakan organ dalam tubuhnya tidak mengalami cedera, saat ini Fabian mengalami luka bakar hingga 60 persen di tubuhnya. Kondisinya mulai membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi oleh pihak KJRI Jeddah. Fabian akan dipindahkan ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Orang tuanya pun dijadwalkan tiba di Arab Saudi untuk mendampinginya.
Satu hal, 11 korban luka yang telah mendapatkan perawatan medis, telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Mereka sudah dalam kondisi stabil dan kembali ke Makkah untuk melanjutkan ibadah umroh sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Sebanyak 11 korban luka kini sudah pulih dan mendapat izin dari medis untuk kembali melanjutkan umrah. Ketiganya lainnya mengalami luka serius.
Dalam keterangannya, polisi lalu lintas Mekkah Arab Saudi membeberkan kronologi bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia kecelakaan hingga terbakar di Wadi Qudeid, sekitar 150 km dari Jeddah.
Related News
Hadiri Rapat di DPR Esok, Rumornya Prabowo akan Bicara Badan Ekspor
Temuan HIV AIDS di DIY Capai 9.540 Kasus, Ada Mahasiswa dan Pelajar
INA Umumkan Punggawa Baru Periode 2026–2031, CEO Oki Ramadhana
Siapkan 2 Skema Olah Sampah Jadi Listrik, Begini Sasaran Danantara
Kinerja Bank BSN Melambung di Awal 2026
Danantara akan Tandatangani CSPA terkait Merger BUMN Logistik Mei Ini





