“Untuk meningkatkan likuiditas, emiten bisa melakukan rights issue agar saham yang beredar di publik bertambah,” ujar Nafan.

Di tengah kondisi itu, Nafan juga mengingatkan agar investor tidak mudah terpengaruh oleh rumor pasar dan tetap fokus pada fundamental perusahaan.

“Saran berikutnya, investor harus tetap fokus pada fundamental, bukan sekadar rumor, dan mewaspadai potensi full call auction (FCA),” pungkasnya.

Pengumuman Bersifat Informasi

Kendati masuk dalam daftar HSC, Penjabat Sementara (PJs.) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa kebijakan tersebut mengacu pada praktik global, seperti yang telah diterapkan di Hong Kong saat merespons evaluasi indeks global.

Di samping itu, pengumuman HSC bukan berarti ada sanksi atau indikasi pelanggaran, namun merupakan informasi yang perlu disajikan kepada investor.

“Pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran di bidang pasar. Ini adalah informasi yang diberikan kepada investor,” kata Jeffrey, saat press conference, Kamis lalu.