EmitenNews.com - PT PP (PTPP) mendapat ‘surat cinta’ dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Operator pasar modal itu, melayangkan surat peringatan tertulis I karena perseroan lalai. Tepatnya, abai menyampaikan laporan kesiapan dana pelunasan Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap II Tahun 2019 Seri A. Berdasar ketentuan IV.2.II Peraturan Bursa Nomor I-E, batas waktu penyampaikan laporan mengenai kesiapan dana pelunasan obligasi paling lambat 15 hari bursa sebelum jatuh tempo.
”Berdasar pemantauan Bursa atas pemenuhan ketentuan tersebut terhadap PTPP dan Bank Maluku (BMLK), kami mengenakan sanksi peringatan tertulis I,” tulis Latifah Hanum, PH Kepala Divisi LPP BEI.
Sejatinya, PTPP telah menyatakan kesiapan dana senilai Rp1 triliun. Itu untuk membayar obligasi berkelanjutan II PTPP Tahap ll Tahun 2019 seri A. Dana tersebut bersumber dari kas internal. Selain itu, dana juga dari penerbitan obligasi berkelanjutan III tahap II PTPP Tahun 2022.
Dana tersebut telah dibayarkan dan disetor melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 24 November 2022. ”Dana telah kami setor melalui KSEI,” tulis manajemen PTPP. (*)
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





