Absen Bagi Dividen, CPRO Kebut Ekspansi Pabrik Pakan Baru
:
0
Salah satu fasilitas produksi PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO). Foto: CPRO
EmitenNews.com - Emiten produsen pakan akuakultur dan makanan olahan, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) mengalokasikan maintenance capital expenditure atau capex di kisaran Rp80 hingga Rp90 miliar.
Meski demikian, perseroan menerapkan strategi belanja modal yang selektif untuk 2026. Hal itu dikarenakan fluktuasi pasar membuat perseroan harus memprioritaskan kebutuhan yang memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan.
"Di tengah kondisi saat ini, perseroan memprioritaskan alokasi pada kebutuhan yang bersifat tidak bisa dihindari seperti maintenance capex dan fokus pada capex yang akan memberikan dampak langsung terhadap operasional maupun kinerja perseroan," ujar Direktur Utama CPRO, Hendri Laiman, dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (17/6).
Sementara itu, dari sisi ekspansi fisik, CPRO saat ini tengah menggenjot proyek pembangunan pabrik pakan baru yang berlokasi di Pemalang, Jawa Tengah.
"Progres pembangunan pabrik pakan di Pemalang saat ini dalam tahap land clearing. Proses pembangunan lanjutan masih menunggu tahap land clearing tersebut selesai," tambah Hendri.
Karena itu, untuk tahun 2026 perseroan memutuskan absen membagi dividen bagi para pemegang saham.
Kendati demikian, perseroan tetap fokus meraup pendapatan berulang (recurring income), di mana CPRO berfokus pada dua lini bisnis utama, yaitu kemitraan peternak dan segmen pet food (pakan hewan peliharaan).
Pada lini budidaya, perseroan memastikan kegiatan para mitra peternak eksisting berjalan optimal melalui program pendampingan teknis secara konsisten. Langkah ini mencakup edukasi praktik budidaya yang baik (good farming practices), manajemen pakan, serta pencegahan dan penanganan penyakit demi mendongkrak produktivitas serta tingkat keberhasilan panen mitra.
"Sementara pada segmen pet food, Perseroan berupaya mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap produk-produk Perseroan melalui konsistensi kualitas produk serta edukasi kepada komunitas pemilik hewan peliharaan mengenai nutrisi dan kesehatan hewan," pungkas Hendri. ***
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





