EmitenNews.com - PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO) kedatangan pemegang saham baru dengan kepemilikan di atas 5% setelah pengendali utama, PT PIMSF Pulogadung, melakukan divestasi saham.

GPSO merupakan emiten yang bergerak di bidang perdagangan alat pemetaan, survei, dan mitigasi bencana. PIMSF Pulogadung menjadi pengendali utama GPSO setelah masuk dan merombak jajaran direksi/komisaris pada akhir 2025 lalu. PIMSF Pulogadung terafiliasi dengan Tjokro Group.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PIMSF Pulogadung menjual 80.000.000 saham GPSO pada 8 Mei 2026. Transaksi itu setara 12% dari total saham Perseroan.

Pada tanggal yang sama, 8 Mei 2026, sesuai terjadinya aksi divestasi itu, nama Elisa Wenardjo muncul sebagai pemegang saham baru. Elisa Wenardjo membeli 35.000.000 saham GPSO atau setara 5,25% dari total saham.

Selanjutnya pada 18 Mei 2026, Elisa Wenardjo kembali membukukan pembelian. Setelah transaksi, kepemilikan Elisa tercatat 35.009.900 saham atau 5,25%. 

Pada 20 Mei 2026, Elisa melakukan penjualan 1.522.300 saham atau 0,23%. Kepemilikan Elisa turun menjadi 33.487.600 saham atau 5,02%.

Terakhir, 25 Mei 2026, Elisa Wenardjo kembali menambah kepemilikan dengan membeli 34.910.900 saham. Setelah transaksi, kepemilikan Elisa menjadi 34.910.900 saham atau 5,24%.

Seluruh transaksi tersebut dicatat melalui broker domestik berkode broker “CP” atau KB Valbury Sekuritas.

Saham GPSO pada perdagangan terakhir Jumat (29/5) tercatat menguat 19 poin atau 3,91 persen ke level 505.