Adira Finance (ADMF) Tawarkan Obligasi Rp2T, Bunga 6,45-6,8 Persen
:
0
gambar emiten ADMF
EmitenNews.com - Anak perusahaan Bank Danamon Adira Finance yaitu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengumumkan rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV-2024 dengan target dana mencapai Rp2 triliun dan tingkat bunga antara 6,45% hingga 6,8% per tahun.
Rencana ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan VI yang ditargetkan dapat menghimpun dana total sebesar Rp9 triliun.
Menurut prospektus yang diterbitkan oleh ADMF pada Rabu (25/9), perusahaan sebelumnya telah berhasil menerbitkan beberapa tahap obligasi, termasuk Tahap I-2023 senilai Rp1,7 triliun, Tahap II-2023 sebesar Rp1,25 triliun, dan Tahap III-2024 yang mencapai Rp1,6 triliun. Obligasi Berkelanjutan VI ini memiliki peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), menandakan kualitas yang sangat baik.
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV-2024 akan terbagi menjadi tiga ser yaitu Seri A senilai Rp785 miliar dengan tenor 370 hari dan bunga 6,45% per tahun, Seri B sebesar Rp815 miliar dengan tenor tiga tahun dan bunga 6,7%, dan Seri C sebesar Rp400 miliar dengan tenor lima tahun dan bunga 6,8%.
Dalam penerbitan ini, ADMF menunjuk enam penjamin pelaksana emisi, termasuk PT Indo Premier Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas. Diharapkan, proses penawaran umum obligasi dapat berlangsung dari 3 hingga 7 Oktober 2024, dengan penjatahan pada 8 Oktober 2024, distribusi obligasi secara elektronik pada 10 Oktober 2024, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Oktober 2024.
Seluruh dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung pembiayaan konsumen dan kegiatan usaha Adira Finance sebagai perusahaan pembiayaan, memperkuat komitmennya dalam menyediakan solusi keuangan yang beragam.
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





