Adu Kinerja Emiten Unggas: CPIN, MAIN, AYAM, hingga WMUU
:
0
Ilustrasi, saham-saham unggas yang tercatat di BEI terpantau melemah pada sesi I (18/5/2026). Foto: AI
EmitenNews.com - Sejumlah emiten yang bergerak di lini usaha perunggasan (poultry) telah menunjukkan tajinya masing-masing melalui laporan keuangan sepanjang paruh pertama 2026. Emiten unggas yang dimaksud merupakan perusahaan yang mengelola bisnis dari pakan ternak hingga produk olahan ayam.
Pemain utama emiten unggas misalnya, ada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang bergerak di bidang agribisnis dengan fokus utama pada industri pakan ternak, pembibitan dan budidaya ayam ras, serta pengolahan daging dan makanan olahan.
Sepanjang semester I 2026, CPIN membukukan laba bersih sebesar Rp3,70 triliun meroket 94,74% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,90 triliun. Hal ini ditopang oleh pendapatan yang juga meningkat 19,21%, dari Rp33,06 triliun menjadi Rp36,41 triliun.
Tak hanya CPIN, sejumlah emiten unggas lain pun telah melaporkan kinerja paruh pertama 2026. Di antaranya PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).
Adu Kinerja Emiten Unggas di Semester I 2026
Lebih lanjut, berikut masing-masing laporan kinerja keuangan masing-masing emiten unggas (poultry) sepanjang semester I 2026.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Pada semester I 2026, CPIN berhasil mengemas pendapatan Rp36,41 triliun, meningkat 19,21% DARI Rp33,06 triliun. Dan mampu mengantongi laba bersih mencapai Rp3,70 triliun, melonjak 94,74% dari Rp1,90 triliun.
PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
Sepanjang paruh pertama 2026, MAIN penjualan bersih sebesar Rp7,30 triliun, meningkat 19,67% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp6,10 triliun. Alhasil, MAIN mampu meraup laba bersih mencapai Rp98,89 miliar melonjak 266,67% dari Rp26,97 miliar.
Related News
Harga Turun 14% dalam Sebulan, Presdir TOWR Serok 2,57 Juta Saham
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M





