Agresif! Komisaris Ini Jala 500 Ribu Saham DRMA Rp1.085 per Lembar
KERJA - Teknisi tengah fokus melakukan pengelasan di pabrik Dharma Polimetal. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Noel Aelyo Laras Kusuma Negara belum berhenti menimbun saham Dharma Polimetal (DRMA). Terbaru, sang komisaris itu, menyerok 500 ribu eksemplar. Transaksi pembelian telah ditabalkan pada Rabu, 6 Maret 2024.
Transaksi pembelian dituntaskan dengan harga pelaksanaan Rp1.085 per lembar. Nah, dengan skema harga tersebut, warga Tangerang, Banten tersebut dipaksa merogoh dana sekitar Rp542,50 juta. Oleh karena itu, tumpukan saham Noel Aelyo makin gemuk.
Tepatnya, menjadi 63,08 juta eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 1,34 persen. Menanjak 0,01 persen dari episode sebelum transaksi dengan donasi sekitar 62,58 juta helai. Koleksi saham sebanyak itu, setara dengan 1,33 persen.
”Tujuan dari pelaksanaan transaksi untuk kepentingan investasi dengan menyandang status kepemilikan saham secara langsung,” tegas Ari Indra Gautama, Corporate Secretary Dharma Polimetal.
Pada 29 Januari 2024 lalu, Noel Aelyo menyapu 6.250.000 helai alias 6,25 juta saham emiten asuhan TP Rachmat tersebut. Transaksi pembelian terjadi pada harga Rp800 per lembar. Nah, dengan skema harga tersebut, Noel Aelyo dipaksa mengeluarkan dana sekitar Rp5 miliar. Menyusul transaksi itu, timbunan saham Noel Aelyo makin menggurita.
Tepatnya, menjadi 62,58 juta eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 1,33 persen. Menanjak sekitar 0,13 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi 56,33 juta helai. Tabungan saham sebanyak itu, selevel dengan 1,2 persen. (*)
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





