EmitenNews.com - Merek kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) AION masih menjadi kontributor terbesar pertumbuhan penjualan GAC Group secara global sepanjang tahun ini. Berdasarkan data perusahaan, penjualan kumulatif kendaraan hingga Mei 2026 mencapai lebih dari 628.200 unit, naik 3,8% dibandingkan periode yang sama 2025.

Pendorong utama kenaikan tersebut berasal dari lini kendaraan listrik AION yang mencatat pertumbuhan paling agresif di antara merek-merek GAC lainnya.

Pada Mei 2026 saja, penjualan AION mencapai 31.946 unit, melonjak 74,76% secara tahunan. Sementara secara kumulatif Januari–Mei 2026, penjualan AION telah mencapai 144.100 unit, melesat 62,28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut menjadikan AION sebagai tulang punggung ekspansi kendaraan listrik GAC di tengah meningkatnya permintaan mobil berteknologi pintar dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, tiga merek utama GAC yakni Trumpchi, AION, dan HYPTEC membukukan penjualan gabungan sebanyak 55.434 unit pada Mei 2026 atau meningkat 32,48% secara tahunan.

Dalam siaran resmi, dikutip Minggu (14/6/2026), CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan inovasi yang dikembangkan GAC.

Menurut dia, pertumbuhan kendaraan listrik menjadi bukti bahwa strategi pengembangan produk yang berfokus pada kebutuhan pelanggan semakin diterima di berbagai pasar dunia.

Selain pasar domestik, ekspansi internasional juga menjadi sumber pertumbuhan baru bagi grup. Sepanjang Januari–Mei 2026, volume ekspor kendaraan GAC mendekati 100 ribu unit, melonjak 135% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Khusus pada Mei 2026, ekspor mencapai 28.386 unit, atau tumbuh 140% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan permintaan di sejumlah pasar strategis Asia Pasifik seperti Hong Kong dan Thailand.

Momentum positif di tingkat global tersebut turut menjadi modal GAC Indonesia untuk memperkuat penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik.