EmitenNews.com - Ajaib memperkuat layanan margin trading saham dengan menawarkan aktivasi instan, dengan bunga kompetitif 9-12% per tahun, dan pilihan hingga 349 efek margin.

Hal itu dilakukan guna mendampingi trader aktif yang kian matang dan responsif memanfaatkan momentum pasar.

Direktur Utama Ajaib Sekuritas, Juliana menyampaikan penguatan margin trading menjadi wujud komitmen Ajaib untuk tumbuh bersama para trader aktif, sekaligus mendukung efisiensi kapital dan kecepatan eksekusi transaksi di pasar modal Indonesia.

“Kami melihat banyak trader aktif kehilangan momentum hanya karena dananya belum tersedia. Margin Trading hadir untuk menjawab itu, tambahan daya beli, waktu pelunasan yang lebih fleksibel, dan biaya yang jelas sejak awal. Inilah wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan trader,” ujar Juliana dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Financial Expert Ajaib, Ratih Mustikoningsih menjelaskan margin Trading adalah fasilitas pembiayaan dari Ajaib yang meningkatkan daya beli investor, sehingga investor dapat bertransaksi saham dengan nilai lebih besar dari modal yang dimiliki.

Investor juga menikmati jatuh tempo pembayaran yang lebih panjang dibanding transaksi regular T+2, selama rasio pembiayaan berada dalam batas aman.

Bunga margin ditetapkan secara berjenjang sebesar 9% hingga 12% per tahun, lebih rendah dari tarif normal sebesar 18% per tahun, dimana penentuannya berdasarkan nilai deposit atau transfer saham margin, dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Selain itu, Ajaib menerapkan haircut yang kompetitif yaitu potongan nilai atas saham yang dijadikan jaminan, sehingga investor dapat memanfaatkan nilai jaminannya secara lebih optimal.

“Margin itu alat untuk memperbesar posisi, bukan menutup kerugian. Pilih saham yang likuid dan berfundamental kuat, jangan langsung memakai seluruh limit, dan siapkan dana cadangan untuk menjaga rasio saat pasar bergejolak. Ingat juga bahwa bunga margin dihitung harian, termasuk akhir pekan dan hari libur, jadi rencanakan berapa lama posisi akan ditahan," tutur Ratih.