EmitenNews.com - Sarana Manara (TOWR) menyudahi edisi 2025 dengan tabulasi laba bersih Rp3,67 triliun. Melonjak 10,21 persen dari periode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp3,33 triliun. Laba per saham dasar dan dilusian emiten menara Grup Djarum tersebut menjadi Rp69 dari sebelumnya Rp67.

Pendapatan Rp13,32 triliun, mengalami peningkatan 4,63 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp12,73 triliun. Depresiasi dan amortisasi Rp3,07 triliun, susut dari Rp3,09 triliun. Beban pokok pendapatan lainnya Rp1,11 triliun, bengkak dari Rp898,59 miliar. Beban pokok pendapatan Rp4,18 triliun, bengkak dari Rp3,99 triliun.

Laba kotor terkumpul Rp9,13 triliun, melejit dari Rp8,73 triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp328,89 miliar, bengkak dari Rp312,84 miliar. Beban umum dan administrasi Rp913,43 miliar, bertambah dari Rp824,23 miliar. Beban usaha lainnya Rp399,49 miliar, bengkak dari Rp336,49 miliar.

Laba usaha Rp7,49 triliun, melonjak dari Rp7,26 triliun. Penghasilan keuangan Rp44,35 miliar, susut dari Rp84,3 miliar. Pajak final atas penghasilan keuangan Rp8,87 miliar, susut dari Rp16,86 miliar. Penghasilan keuangan Rp35,48 miliar, susut dari Rp67,44 miliar. Biaya keuangan Rp3,08 triliun, susut dari Rp3,13 triliun.

Total ekuitas tercatat senilai Rp27,08 triliun, melonjak dari episode akhir tahun sebelumnya Rp19,16 triliun. Jumlah liabbilitas Rp50,18 triliun, menyusut dari akhir 2024 senilai Rp58,65 triliun. Total aset Rp77,26 triliun, mengalami koreksi dari sebelumnya Rp77,82 triliun. (*)