AKRA Alihkan 181 Juta Saham Treasuri ke Pengendali Rp282,5 Miliar
:
0
Potret mobil tanker atau pengangkut bahan bakar minyak produksi emiten AKRA. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mengalihkan seluruh sisa saham treasurinya sebanyak 181.005.000 lembar kepada pengendali perseroan, PT Arthakencana Rayatama, senilai Rp282,52 miliar.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan AKRA, Suresh Vembu dalam keterbukaan informasi, Rabu (6/5/2026) menyampaikan transaksi afiliasi ini dilakukan bertahap pada 4–6 Mei 2026 melalui pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia.
“Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam optimalisasi struktur permodalan serta peningkatan fleksibilitas keuangan untuk mendukung kebutuhan operasional dan rencana pengembangan usaha ke depan,” kata Suresh.
Rinciannya, tahap 1 pada 4 Mei 2026 sebanyak 67.261.000 saham di harga Rp1.580 per lembar. Tahap 2 pada 5 Mei 2026 sebanyak 67.261.000 saham di harga Rp1.570 per lembar. Tahap 3 pada 6 Mei 2026 sebanyak 46.483.000 saham di harga Rp1.520 per lembar. Harga mengacu pada harga penutupan saham AKRA pada 30 April, 4 Mei, dan 5 Mei 2026.
Setelah transaksi, kepemilikan PT Arthakencana Rayatama di AKRA naik dari 63,71 persen menjadi 64,61 persen. AKRA tidak lagi memiliki saham treasuri seiring selesainya program MESOP sebanyak 92,7 juta saham pada 5 Mei 2026.
Suresh menambahkan, transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi sesuai POJK 42/2020, namun bukan Transaksi Material karena nilai transaksi di bawah 20 persen ekuitas perseroan.
“Transaksi dilakukan secara wajar dan tidak merugikan Perseroan maupun pemegang saham,” ujarnya.
Sentimen ini turut menekan harga saham AKRA, pada pembukaan perdagangan Kamis (7/5/2026) pukul 09.09 WIB, saham AKRA terpantau drop 4,49 persen ke Rp1.490 per lembar.
Related News
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M
TAMA Minta Restu Pemegang Saham untuk Jual Aset Premium di Jaksel
RAAM Puasa Dividen Usai Merugi, Siapkan Rights Issue 1,36 Miliar Saham
Pengendali Serok 8,09 Persen Saham BSDE Setara Rp1,5 Triliun
Bisnis Organik Sehat, Laba KAQI Melesat 314% di Kuartal I-2026
Wahana Interfood (COCO) Akuisisi Momogi, Perluas Akses Pasar Vietnam





