TAMA Minta Restu Pemegang Saham untuk Jual Aset Premium di Jaksel
:
0
Proyek emiten kontraktor sipil PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat
EmitenNews.com - PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) bersiap melepas dua aset properti di kawasan premium Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, senilai total Rp65,4 miliar. Langkah divestasi ini dilakukan di tengah tekanan liabilitas perseroan yang masih cukup besar.
Berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tertanggal 4 Mei 2026, TAMA akan menjual dua bidang tanah dan bangunan ruko yang selama ini digunakan untuk usaha penyewaan kantor dan hunian kepada PT Permana Namma Mulia.
Objek properti tersebut berada di Jalan Pakubuwono VI No.99 A-B dan Jalan Sultan Hasanuddin No.51-52, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nilai transaksi masing-masing aset mencapai Rp27,15 miliar dan Rp38,25 miliar.
Nilai divestasi yang mencapai Rp65,4 miliar itu bahkan melampaui 50% ekuitas perseroan per 31 Maret 2026. Karena itu, transaksi wajib lebih dulu mendapatkan restu pemegang saham melalui RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.
Dalam keterbukaan informasi, Kamis (7/5/2026), manajemen menyebut transaksi dilakukan berdasarkan hasil penilaian independen KJPP Kusno Raharjo dan Rekan, sehingga tidak tergolong benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No.42/2020.
Di balik aksi korporasi tersebut, TAMA mengakui terdapat risiko berkurangnya aset bersih serta hilangnya potensi kenaikan nilai properti di masa depan. Namun, perseroan menilai dampak itu masih dapat dikelola karena harga transaksi telah sesuai nilai pasar.
Sebaliknya, divestasi dinilai akan memperkuat likuiditas perusahaan. Dana hasil penjualan rencananya digunakan untuk melunasi sebagian kewajiban keuangan sehingga dapat menekan beban bunga dan memperbaiki struktur keuangan perseroan.
Hingga akhir Maret 2026, total liabilitas TAMA tercatat mencapai Rp144,71 miliar, jauh di atas total ekuitas yang sebesar Rp31,61 miliar. Sementara total aset perseroan tercatat Rp176,32 miliar.
Related News
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M
RAAM Puasa Dividen Usai Merugi, Siapkan Rights Issue 1,36 Miliar Saham
Pengendali Serok 8,09 Persen Saham BSDE Setara Rp1,5 Triliun
AKRA Alihkan 181 Juta Saham Treasuri ke Pengendali Rp282,5 Miliar
Bisnis Organik Sehat, Laba KAQI Melesat 314% di Kuartal I-2026





