Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M
:
0
Potret Ario Bayu, Mantan Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM). Dok. Pribadi. Instagram.
EmitenNews.com - Baru menjabat seumur jagung, PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama Ario Bayu dan Komisaris Independen Gita Sjahrir dalam RUPST dan RUPSLB Selasa (5/5/2026).
Keduanya kompak mundur usai menjabat kurang dari 11 bulan lamanya mejeng di kurai petinggi RAAM sejak diangkat kala RUPST Juni 2025 lalu. Diketahui pula, dalam RUPS RAAM pada Selasa (5/5) memutuskan RAAM tidak membagikan dividen tahun buku 2025 usai emiten tersebut boncos dengan rugi bersih Rp34 miliar.
Diketahui bahwa lawan main aktris Dian Sastro dalam serial Netflix Gadis Kretek itu, diangkat menjadi Direktur Utama RAAM lewat RUPST 24 Juni 2025. Selain di RAAM, diketahui Ario Bayu juga menjabat CEO PT Indokaria Nusantara Sejahtera, Presiden Komisaris PT Market Laut Indonesia, dan Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024-2026.
Begitupun, RAAM juga mencopot Gita Sjahrir sebagai Komisaris Independen.
Gita sendiri merupakan putri ekonom almarhum Sjahrir, keponakan mantan Menko Maritim dan Ekonomi Kreatif Luhut Binsar Pandjaitan, sekaligus adik dari Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir
Gita juga tercatat sebagai salah satu Komite Investasi Australian Development Investment Fund dan komisaris independen di perusahaan terbuka lain.
Dalam RUPST 5 Mei 2026, pemegang saham RAAM menerima pengunduran diri keduanya dan mengangkat Karishma Ram Punjabi sebagai Komisaris serta Nengah Rama Gautama sebagai Komisaris Independen hingga 2031.
Adapun, susunan terbaru dari manajemen RAAM pasca-RUPS:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Raakhee Ram Punjabi
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





