Anak Usaha LTLS Ditunjuk Sebagai National Lighthouse Industry 4.0
:
0
Gambar emiten LTLS
EmitenNews.com - PT Lautan Luas Tbk (LTLS), melalui anak usahanya yang memproduksi FiberCreme, telah diangkat sebagai National Lighthouse Industri 4.0 oleh Kementerian Perindustrian Indonesia.
Penghargaan ini diberikan untuk mengakui komitmen LTLS dalam menerapkan produksi yang efisien menggunakan energi, sekaligus sebagai pendorong bagi transformasi industri 4.0 di Tanah Air.
Eurike Hadijaya, Investor Relations, Corporate Communication & Sustainability Manager LTLS, menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan bukti bahwa LTLS dapat menjadi contoh yang diikuti oleh perusahaan manufaktur lain dalam mengadopsi teknologi industri 4.0.
"Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif ini yang tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan industri manufaktur," ujarnya.
Selain itu, FiberCreme juga telah meraih penghargaan Best Health Innovations di World Food Innovation Awards dari International Food & Drink Event (IFE). Produk inovatif ini diakui karena kontribusinya dalam inovasi kesehatan makanan, menjadi salah satu dari beberapa produk terbaik yang diakui dalam ajang internasional ini.
Dalam konteks keberlanjutan, LTLS juga telah melakukan langkah-langkah proaktif dalam menjaga lingkungan dan membangun masyarakat. Perusahaan telah membantu membangun dua sekolah yang menggunakan ecoblocks, bahan ramah lingkungan yang terbuat dari daur ulang sampah plastik.
Setiap bangunan sekolah dapat mengurangi hingga 6 ton sampah plastik dan menyerap emisi karbon hingga 13 ton, mendukung pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di sekitarnya.
Eurike Hadijaya menegaskan bahwa pihaknya berharap inisiatif sekolah dari ecoblocks tidak hanya membantu mengurangi sampah plastik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, LTLS memprioritaskan implementasi praktik-praktik ramah lingkungan, serta mendorong tanggung jawab sosial dan inklusivitas.
Perusahaan juga aktif terlibat dengan para pemangku kepentingan untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka, membangun hubungan yang saling menguntungkan untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar.
Related News
Lewati Kuartal I, Kimia Farma (KAEF) Balikkan Rugi jadi Laba Bersih
Kuartal I 2026, BTPN Syariah (BTPS) Kualitas Portofolio Meningkat
Tok! TUGU Sulap 50 Persen Laba Jadi Dividen, Yield Atraktif
APLN Balikkan Rugi Jadi Laba Q1-2026 tapi Recurring Income Tertekan
Laba BBRI Melesat 13,74 Persen Jadi Rp15,5 Triliun di Kuartal I 2026
Emiten Bioskop CNMA Raup Pendapatan Rp1,1T, Kontribusi F&B Naik Pesat





