EmitenNews.com - Kinerja laba bersih PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) melesat tajam sepanjang 2025. Lompatan keuntungan itu bahkan tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang terbit Jumat (13/3/2026) hingga 31 Desember 2025, laba tahun berjalan milik emiten jasa pertambangan itu tercatat Rp224,67 miliar. Angka ini melonjak 89,74 persen secara year on year (yoy) dibandingkan Rp118,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Penguatan kinerja juga tecermin dari laba per saham dasar dan dilusian (EPS) yang naik menjadi Rp24,28 dari sebelumnya Rp12,8 atau meningkat sekitar 89,69 persen yoy.

Bergeser di sisi pendapatan, emiten DWGL membukukan revenue atau penjualan Rp3,49 triliun atau meningkat 4,80 persen yoy dari Rp3,33 triliun. Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah kenaikan beban pokok penjualan yang tercatat Rp3,08 triliun dari sebelumnya Rp3,01 triliun atau naik 2,33 persen yoy.

Meski biaya produksi meningkat, ruang laba perseroan justru melebar. Laba bruto tercatat Rp406,99 miliar atau tumbuh 26,09 persen yoy dari Rp322,74 miliar.

Perbaikan margin juga mendorong kinerja operasional. Laba operasional DWGL tercatat Rp348,06 miliar atau meningkat 29,00 persen yoy dari Rp269,81 miliar pada tahun sebelumnya.

Pada level yang lebih bawah, laba sebelum pajak atau EBITDA tercatat Rp283,08 miliar atau melonjak 88,92 persen yoy dibandingkan Rp149,85 miliar.

Menengok sisi neraca, total aset DWGL mencapai Rp1,99 triliun pada akhir 2025 atau naik 24,38 persen yoy dari Rp1,60 triliun pada akhir 2024.

Liabilitas meningkat menjadi Rp1,49 triliun dari Rp1,32 triliun atau bertambah 12,88 persen yoy. Sementara itu, ekuitas melonjak menjadi Rp500 miliar dari Rp275 miliar atau tumbuh 81,82 persen yoy.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (13/3) saham DWGL tercatat menguat 3,79 persen naik 10 poin di level Rp274.