Anak Usaha Sunindo Pratama (SUNI) Raih Pinjaman Rp48,5 M dari Bank UOB

EmitenNews.com - Anak usaha PT Sunindo Pratama Tbk. (SUNI) yaitu PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Bank UOB Indonesia pada tanggal 5 April 2023.
Willy Johan Chandra Direktur utama SUNI dalam keterangan tertulisnya Kamis (6/4) menuturkan bahwa RTM memperoleh fasilitas pinjaman Commercial Property Loan/CPL dari Bank UOB sebesar Rp48.500.000.000 yang akan jatuh tempo fasilitas hingga 72 bulan sejak tanggal pencairan pertama termasuk Grace Period 12 bulan.
Lebih lanjut Willy memaparkan bahwa Fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk pembelian Tanah dan bangunan/Workshop yang berlokasi di Jl. Brigjen Katamso KM 18, Batam, dengan luas keseluruhan 50,793 m2.
"Pembelian tanah dan bangunan ini merupakan bagian dari rencana peningkatan kapasitas produksi OCTG tubing yang dimiliki RTM yang akan memperkuat posisi Perseroan di industri OCTG tubing di Indonesia dan bukan merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK dalam POJK 42/POJK.04/2020, "tuturnya.
Fasilitas kredit ini dijamin dengan Tanah dan Bangunan yang dimiliki RTM diantaranya hak Tanggungan atas tanah dan bangunan yang berlokasi di Jl. Brigjen Katamso KM. 18 Kel. Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji Kota Batam, Riau termasuk sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5410, atas nama Debitur, dengan jangka waktu sampai dengan 16 Oktober 2038.
Selanjutnya sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 5411 atas nama Debitur, dengan jangka waktu sampai dengan 06 September 2035 dan bukan merupakan transaksi material karena nilai transaksi kurang dari 20% ekuitas SUNI sesuai laporan keuaangan auditan tanggal 31 Desember 2022.
Willy menambahkan perolehan fasilitas ini berpotensi meningkatkan pangsa pasar serta meningkatkan kontribusi produk OCTG tubing terhadap pendapatan Perseroan ke depannya.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar