Angkat 2 Direksi Baru, HM Sampoerna (HMSP) Klaim Telah Penuhi Aturan Free Float

EmitenNews.com -PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) telah memenuhi aturan free float minimal sebesar 7,5%. Ini sesuai dengan Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang mulai berlaku pada 21 Desember 2021.
"Informasi lebih lanjut mengenai Sampoerna dan daftar pemegang sahamnya dapat dibaca di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI)," kata Elvira Lianita, direktur urusan eksternal HM Sampoerna, dalam keterangan resmi, Selasa (22/8/2023).
Perseroan terus berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bisa terus berkontribusi dalam memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia secara umum dan para pemegang saham independen serta komunitas investasi pada khususnya.
Berdasarkan data BEI, Philip Morris Indonesia memegang 92,5% saham HM Sampoerna, masyarakat warkat sebesar 0,06%, sedangkan masyarakat nonwarkat mencapai 7,44%.
Disisi lain, Perseroan menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2023.
Menyetujui untuk mengangkat Gunnar Beckers dan Johan Bink sebagai Direktur Perseroan yang akan menggantikan Francisca Rahardja dan Dina Lombardi, terhitung sejak tanggal 1 September 2023 dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2025.
Oleh karenanya, per tanggal 1 September 2023, susunan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut: Direksi: Presiden Direktur : Vassilis Gkatzelis Direktur : Sergio Colarusso Direktur : The Ivan Cahyadi Direktur : Elvira Lianita Direktur : Sharmen Karthigasu Direktur : Gunnar Beckers Direktur : Johan Bink.
Related News

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar