ARB Berjilid-Jilid, Laba DADA Kuartal III 2025 Meroket 1.133 Persen
:
0
Salah satu properti milik Diamond Citra. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Diamond Citra (DADA) kuartaal III 2025 mencatat laba bersih Rp853,03 juta. Meroket 1.133 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp69,15 juta. Dengan hasil itu, laba per saham juga ikut menanjak menjadi Rp0,12 dari sebelumnya Rp0,01.
Pendapatan bersih Rp9,05 miliar, melangit 137,53 persen dari edisi sama tahun lalu Rp3,81 miliar. Beban pokok pendapatan Rp2,71 miliar, bengkak dari periode sama tahun lalu sejumlah Rp1,12 miliar. Laba kotor terkumpul sebesar Rp6,33 miliar, melambung dari posisi sama tahun lalu Rp2,69 miliar.
Beban penjualan dan pemasaran Rp878,18 juta, susut dari Rp1 miliar. Beban umum dan administrasi Rp3,78 miliar, bengkak dari Rp1,62 miliar. Total beban usaha Rp4,66 miliar, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp2,63 miliar. Laba usaha Rp883,88 juta, melambung dari fase sama tahun sebelumnya Rp60,23 juta.
Penghasilan keuangan Rp4,76 miliar, menanjak dari episode sama tahun lalu Rp167,06 juta. Penghasilan lainnya nihil dari sebelumnya Rp116,3 juta. Beban keuangan Rp394,25 juta, membengkak dari Rp12,07 juta. Laba bersih tahun berjalan Rp883,88 juta, melesat dari Rp71,65 juta.
Jumlah ekuitas terkumpul Rp204,79 miliar, melorot signifikan dari akhir tahun sebelumnya Rp352,16 miliar. Total liabilitas terakumulasi senilai Rp290,55 miliar, menciut dari akhir 202 sebesar Rp291,21 miliar. Jumlah aset tercatat Rp643,82 miliar, naik tipis dari akhir tahun lalu Rp643,38 miliar.
Di sisi lain, saham Diamond Citra bertengger di posisi Rp50. Itu setelah mengalami auto reject bawah berjilid-jilid. Saham Diamond Citra ambruk 128 poin alias 71,91 persen dari penutupan perdagangan saham edisi 8 Oktober di level Rp178 per lembar. (*)
Related News
Untuk Modal Kerja, PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6T dari BRI dan BMRI
Pemegang Saham Terbesar PEGE Kurangi Kepemilikan, Raup Rp29,64 Miliar
Bina Buana Raya (BBRM) Tambah Armada, Beli Kapal AHTS USD12,1 Juta
DMS Propertindo (KOTA) dan CLIEC Mulai Eksekusi Urbana Hub di Surabaya
Net Sell Rp677,4 Miliar di Sesi I, Asing Kembali Seret IHSG di Sesi II
GGRM Kini Mandiri Kelola Bandara Dhoho Kediri, Ini Tahapan Transisinya





