EmitenNews.com - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat lompatan kinerja dengan mengemas pendapatan dari kontrak pelanggan sebesar USD322,29 juta di semester I 2026. Jumlahnya melesat 67,48 persen YoY dari periode sama tahun lalu sebesar USD192,43 juta.

Seiring melesatnya omzet, laba bruto perseroan terkerek 87,82 persen YoY menjadi USD 146,01 juta. Lalu, pendapatan operasional lain meroket 209,15 persen menjadi USD8,29 juta.

Sehingga ARCI membukukan kenaikan laba usaha sebesar 97,41 persen YoY menjadi USD145,96 juta dari USD73,94 juta.

Di level bottom-line, ARCI juga mengemas laba bersih yang meningkat hingga 132,80 persen di semester I ini. Jumlahnya menjadi USD80,25 juta dari USD34,47 di periode sama tahun lalu.

Alhasil, laba per saham ARCI juga ikut terkerek naik menjadi USD0,0032 per helainya dari sebelumnya hanya USD0,0014.

Dari sisi neraca keuangan, total aset ARCI hingga akhir Juni 2026 tumbuh menjadi USD 1,07 miliar dengan posisi kas dan setara kas sebesar USD 22,92 juta. Liabilitas turun jadi USD660,97 juta dari USD663,83 juta, dan ekuitas naik jadi USD413,64 juta dari USD362,92 juta.

Pada perdagangan intraday Jumat (28/8) saham ARCI terpantau melemah 3,11 persen atau turun 45 poin ke level 1.400.