Saham Emiten NWS Chicken (CSMI) Terkena Suspensi Kedua Kalinya!
:
0
NWS Chicken merupakan brand yang dikembangkan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) usai tak lagi memegang Texas Chicken. Foto: AI/EmitenNews
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menggembok kembali perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) untuk kedua kalinya mulai sesi Pra-Pembukaan tanggal 28 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan tertulis Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan (27/8), suspensi ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sehubungan peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Sebelumnya, CSMI sempat dihentikan pertama kali perdagangannya pada Senin, 24 Agustus 2026.
"Penghentian saham ini dilakukan sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," tulis Endra.
BEI mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan setiap informasi yang disampaikan oleh Perusahaan.
Kinerja Saham CSMI Sebelum Disuspensi
Berdasarkan data perdagangan, saham CSMI ditutup melejit ke harga atas di level Rp183 pada 27 Agustus 2026, naik Rp27 atau 17,31% dengan nilai transaksi Rp28,28 miliar dan volume 1,62 juta saham.
Dalam sepekan terakhir CSMI cukup volatil hingga menyentuh ARA berkali-kali. Saham sempat menguat ke batas ARA 34,68% pada 21 Agustus 2026 ke level Rp167, dan sebelumnya sempat menyentuh ARA kembali 35% pada 11 Agustus 2026 ke level Rp108.
Investor diimbau untuk mencermati keterbukaan informasi dari emiten dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Emiten Aguan (CBDK) Sanjung Danantara, ini Sebabnya
UMA Mendera 5 Saham Ini, Empat di Antaranya Masih Ngotot Naik
BEI Lepas Suspensi 4 Saham: 1 ARA, 2 ARB, 1 Masuk FCA!
PART Ekspansi ke Bisnis Non-Otomotif, Bidik Laba Tumbuh 46 Persen
Caplok Bandara Changi, Entitas TPIA Kuasai Pasar Bahan Bakar Singapura
PTPP Ajukan Restrukturisasi Kupon, Rating Turun ke idBB





