PART Ekspansi ke Bisnis Non-Otomotif, Bidik Laba Tumbuh 46 Persen
:
0
Potret aset yang dimiliki PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART). Foto: PART
EmitenNews.com - PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) membidik ekspansi usaha melalui pabrikasi berbagai jenis mesin dan peralatan non-otomotif. Hal ini dilakukan perseroan guna membuka keran pertumbuhan baru di luar bisnis komponen otomotif.
Direktur PART, Tjoeng Rino Saputra mengatakan langkah diversifikasi tesrebut tidak mengubah fokus PART dari bisnis otomotif yang telah dijalankan. Sebaliknya, bisnis non-otomotif berperan sebagai complementary growth engine dengan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi serta peluang pasar yang kian luas.
“Kombinasi antara bisnis otomotif yang solid dan ekspansi non-otomotif yang agresif diharapkan dapat memperkuat struktur bisnis PAR, meningkatkan skala usaha, sekaligus membuka peluang pertumbuhan pendapatan dan laba yang lebih tinggi ke depan,” ujar Tjoeng dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8).
Tjoeng juga menilai segmen bisnis non otomotif PART memproduksi berbagai jenis mesin terkait kebutuhan pertanian dan peralatan rumah tangga terkait program pemerintah dan non pemerintah di bidang pertanian dan industri makanan dan minuman.
Menurutnya, berdasarkan catatan kinerja di tahun 2025, segemen bisnis ini diproyeksikan membukukan hasil mulai kuartal ketiga dan mencapai puncaknya di kuartak keempat.
Kendati di tahun 2026 PART memproyeksikan pertumbuhan pendapatan hanya sebesar 11,91 persen dibandingkan 2025, namun proyeksi laba disebut dapat tumbuh 46,18 persen dibandingkan tahun 2025, atau meningkat 384,86 persen dari Juni 2026.
“Sehingga laba bersih per lembar saham tahun per 31 Desember 2026 diproyeksikan menjadi 15,49 per lembar, merujuk kepada kinerja tahun 2025, PART optimis proyeksi 2026 tersebut dapat tercapai,” tukasnya.
Pada perdagangan Jumat (28/8) saham PART terpantau menguat 2,61 persen atau naik 3 poin ke level 118.
Related News
Raup USD25,09 Juta, Laba Emiten Hapsoro Terbang 113,21% di Q3 2026
Di DTIIF, Telkom Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology
ELSA Perkuat Kontribusi Ketahanan Energi Lewat Inovasi Industri
Kredit Tumbuh 12,6 Persen, BBCA Kemas Laba Rp45,2 Triliun di Q326
Ditopang XPeng, ERAL Raup Laba Rp193,8M & Sales Rp6,21T Hingga Q3 2026
IMPC Raup Laba Bersih Rp640 Miliar, Lampaui Capaian 2025





