Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
:
0
Pengurus CSIS menilik dari dekat maket proyek perseroan. Foto - Dok CSIS
EmitenNews.com - Cahayasakti (CSIS) medio 2026 mengemas mengemas laba bersih Rp10,44 miliar. Melorot tipis 14,77 persen dari episode sama tahun lalu Rp12,25 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar ikut terkilir menjadi Rp7,99 dari periode sebelumnya Rp9,38.
Pendapatan Rp59,54 miliar, menciut dari posisi sama tahun sebelumnya Rp60,51 miliar. Beban pokok pendapatan Rp19,81 miliar, berkurang signifikan dari edisi sama tahun 2025 senilai Rp24,83 miliar. Laba kotor terkumpul Rp39,72 miliar, melonjak dari fase sama tahun lalu Rp35,68 miliar.
Beban usaha Rp15,68 miliar, bertambah dari Rp13,01 miliar. Beban lain-lain Rp3,71 miliar, bengkak dari Rp47,38 juta. Pendapatan lain-lain Rp4,82 miliar, surplus dari Rp4,56 miliar. Laba usaha Rp25,14 miliar, menciut dari Rp27,18 miliar. Beban pajak penghasilan Rp2 miliar, naik dari Rp1,52 miliar.
Beban keuangan Rp1,66 miliar, bertambah dari Rp1,19 miliar. Laba bersih periode berjalan Rp20,07 miliar, turun dari Rp23,92 miliar. Jumlah ekuitas Rp573,24 miliar, melambung dari Rp381,31 miliar. Total ekuitas Rp162,45 miliar turun dari Rp167,95 miliar. Jumlah aset Rp735,68 miliar, surplus dari akhir tahun lalu Rp549,26 miliar.
Menyusul kinerja kurang apik itu, saham CSIS justru bergerak kontras. Sepanjang perdagangan kemarin, saham CSIS melejit 2,51 persen alias 5 poin menjadi Rp204. Enam bulan terakhir, saham CSIS melonjak 27,50 persen atau 44 poin dari 30 Maret 2026 di kisaran Rp160.
Usai Cairkan Dividen
CSIS telah mencairkan dividen tunai Rp5,48 miliar atau setara Rp3 per helai pada 7 Juli 2026. Keputusan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 Juni 2026 lalu.
Berdasar laporan yang diungkap perseroan di keterbukaan informasi, CSIS membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp17,36 miliar. Selain itu, perseroan juga masih mengantongi saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp23,69 miliar, dan total ekuitas Rp381,31 miliar. (*)
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR
Caplok Raksasa RS, Emiten Raffi-Nagita Besok Izin Private Placement





