ASSA Jadwal Dividen 44 Persen Laba, Yield 7,8 Persen
:
0
Pengurus Adi Sarana usai pelaksanaan RUPS Tahunan tahun buku 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adi Sarana (ASSA) memutuskan pembagian dividen tunai Rp184,55 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 44,18 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 sejumlah Rp417,75 miliar. Oleh sebab itu, para pemodal akan menerima setoran dividen tunai Rp50 per lembar.
Berdasar penutupan perdagangan saham perseroan periode Jumat, 19 Juni 2026 di level Rp640, maka ASSA menawarkan dividend yield 7,8 persen. Perlu diketahui, guyuran dividen itu, sudah termasuk dividen interim Rp20 per saham alias Rp73,82 miliar yang telah dicairkan tahun lalu.
Dengan demikian, ASSA tinggal menggulirkan dividen final Rp110,73 miliar atau setara Rp30 per eksemplar. Kemudian, senilai Rp1 miliar dicatat sebagai dana cadangan. Dan, sisa laba bersih Rp232,19 miliar setara 55 persen dibukukan sebagai laba ditahan untuk kepentingan operasional.
Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 17 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 25 Juni 2026.
Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 29 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 30 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 29 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran dividen pada 17 Juli 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, ASSA mengemas laba bersih Rp417,75 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp232,19 miliar. Dan, total ekuitas Rp3,19 triliun. (*)
Related News
Tutupi Utang, MDKA Tawarkan Obligasi Jumbo
Pengendali ADMF Lego 55,93 Juta Lembar, Simak Tujuannya
Agustus 2026, Bank Mandiri Gulirkan KUR Rp29,53 Triliun
Jumlah Mobil Baru Melonjak, ASLC Integrasikan Ekosistem Mobkas
3 Konglo Masuk Wantimpres, Saham Jusuf Hamka (CMNP) Paling Ngegas 5%
Grup Sinarmas Perkuat Ekosistem AI, dan Infrastruktur Digital





