Asuransi Astra Wujudkan Gedung Sekolah Tahan Gempa untuk SDN Gelar 1 Cianjur

Marketing - Commercial & Health Business Director Asuransi Astra, Indah Octavia memberikan edukasi dan literasi keuangan mengenai pengelolaan keuangan untuk menghindari risiko yang merugikan di kemudian hari bagi para murid SMK Garnesia Pacet. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Asuransi Astra dalam meningkatkan angka literasi keuangan Indonesia dan insan-insan penggerak bangsa yang berkualitas agar dapat berkembang dan bersaing secara global di masa depan, serta sebagai bentuk dukungan peningkatan literasi keuangan yang telah dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. dok. ist.
"Harapannya pembangunan dan perbaikan serta beasiswa yang telah kami berikan dapat membangkitkan kembali semangat daya juang bagi para anak-anak dalam menggapai mimpi mulianya,” kata Indah.
Dipayungi aspirasi yang sama, Asuransi Astra juga mendirikan masjid ramah gempa, Masjid Al-Muttaqien, Cianjur yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar. Seluruh bangunan dirancang khusus dengan konsep mitigasi bencana seperti ramah gempa dengan menggunakan desain yang mengusung pada kearifan lokal. Dengan didirikannya masjid ini, diharapkan masyarakat dapat kembali melaksanakan ibadah dengan peace of mind.
Rangkaian kegiatan Estafet Peduli Bumi diwujudkan guna menyejahterakan Indonesia melalui program-program yang berkesinambungan dengan mempertimbangkan berbagai aspek untuk menyejahterakan Bumi dan aspek kehidupan di dalamnya demi pembangunan berkelanjutan bersama.
Hal ini sejalan dengan misi keempat Asuransi Astra yakni, menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan. Tahun ini, Asuransi Astra akan terus berkontribusi di kota-kota selanjutnya guna memberikan dampak berkelanjutan demi memberikan peace of mind bagi jutaan masyarakat Indonesia. (Eko Hilman). ***
Related News

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal

Konsumsi Solar Turun 19 Persen Dampak Pembatasan Operasional Truk