EmitenNews.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tertekan dan anjlok sebesar Rp14.000 per gram pada Kamis (1/10). Penurunan harga emas domestik ini sejalan dengan melemahnya harga emas dunia yang tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan tingginya harga minyak global.

Logammulia.com pada Kamis (1/10) mencatat harga emas Antam berada di level Rp2.581.000 per gram. Angka tersebut melorot dibanding posisi pada Rabu (30/9) yang berada pada level Rp2.595.000 per gram. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga terkoreksi Rp14.000 per gram menjadi Rp2.391.000 per gram dari sebelumnya Rp2.405.000 per gram.

Berdasarkan data Trading Economics pada Kamis (1/10), harga emas dunia turun mendekati USD4.150 per ons setelah kehilangan keuntungan dari sesi sebelumnya. Kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS ke level tertinggi dalam beberapa dekade serta harga minyak yang bertahan tinggi mengikis dampak positif dari melandainya data inflasi AS.

Laporan Trading Economics menunjukkan indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS Agustus naik 0,3 persen, berada di bawah perkiraan 0,4 persen. PCE inti meningkat 0,2 persen, juga di bawah ekspektasi 0,3 persen. Secara tahunan, inflasi PCE utama berada di angka 3,4 persen dari proyeksi awal 3,7 persen.

Penurunan data inflasi ini membuat pasar memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober melandai ke angka 38 persen, turun dari posisi 51 persen sebelum rilis data PCE. Namun, minimnya kemajuan negosiasi AS dan Iran tetap menahan harga minyak di level tinggi sehingga memicu kekhawatiran inflasi energi yang berisiko memperketat kebijakan moneter.

Berikut rincian emas Antam hari ini:

Pecahan 1 gram Rp2.581.000
Pecahan 5 gram Rp12.680.000
Pecahan 10 gram Rp25.305.000
Pecahan 25 gram Rp63.137.000
Pecahan 50 gram Rp126.195.000
Pecahan 100 gram Rp252.312.000
Pecahan 250 gram Rp630.515.000
Pecahan 500 gram Rp1.260.820.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.521.600.000.(*)