EmitenNews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) senantiasa menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Kali ini, bank bjb ini menyerahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang secara simbolis berupa 200 unit Alat Kesehatan Tensi Darah Anak dan 80 unit Thermogun Anak, pada Rabu 16 Maret 2022 di Gedung Pusat Pemerintah (PUSPEM) Kota Tangerang.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kota Tangerang Mulyanto.
Adapun dari bank bjb dihadiri, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania, Direktur Kepatuhan bank bjb Cecep Trisna beserta jajaran.
CSR bank bjb merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kota Tangerang dan dukungan terhadap program Pemerintah Kota Tangerang untuk percepatan angka herd immunity di Kota Tangerang.
Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan CSR bank bjb diimplementasikan melalui beragam kegiatan sosial yang menyentuh seluruh sektor mulai dari pendidikan, lingkungan hidup hingga kesehatan.
"bank bjb ikut mendukung program pemerintah menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyaluran CSR," ujar Yuddy.
Menurutnya, CSR atau program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan investasi bank bjb untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Selain itu, penerapan program CSR bank bjb merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Related News
Investor DEWA Lepas 400 Juta Saham Senilai Rp232,4 Miliar Harga Bawah
BTN Kelar Transaksi Rp5,56 Triliun, Ini Performa BBTN dalam Setahun
Gelontorkan Rp22,36 Miliar, HP Capital Kuasai 8,36 Persen Saham INTA
Danantara AM Alihkan 54 Juta Saham ADHI Kepada BP BUMN
Didukung Penerapan AI, IOTF Incar Pertumbuhan Double Digit Pada 2026
Harga RMKO Terbang Ratusan Persen, Pengendali Raup Rp15 Miliar





