Bank INA Gandeng Bahana Artha Ventura Garap UMKM
:
0
Gedung kantor BANK INA
EmitenNews.com - PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank INA) dan PT Bahana Artha Ventura (BAV) resmi menjalin kerja sama strategis yang bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang mencakup komitmen pemberian dana sebesar Rp50 miliar, dengan total akumulasi plafon kerja sama mencapai Rp100 miliar.
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor BAV, Jakarta, dan diwakili oleh Juli Maria, Pjs Division Head Corporate Banking Bank INA, Rusdy Yanto, Branch Manager Bank INA, serta Agus Wicaksono, Direktur Utama BAV.
Dalam sambutannya, Juli Maria menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen Bank INA dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
"Kami meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan kami percaya bahwa dukungan finansial yang tepat untuk program-program pembiayaan dari BAV, dapat membantu UMKM untuk berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional," ujar Juli Maria.
Agus Wicaksono, Direktur Utama BAV, juga menyambut baik kerjasama ini dan menekankan pentingnya dukungan finansial dari Bank INA dalam memperkuat posisi UMKM di Indonesia.
Menurutnya, dana yang diberikan oleh Bank INA akan disalurkan untuk mendukung pengembangan UMKM yang berada di bawah jaringan BAV dan Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) di seluruh Indonesia.
"Kami akan mengalokasikan dana ini untuk memberikan pembiayaan kepada UMKM Pasangan Usaha kami, serta memberikan pendampingan yang dibutuhkan agar mereka dapat lebih kompetitif," jelas Agus Wicaksono.
Dengan kerja sama ini, Bank INA dan BAV berkomitmen untuk terus mendukung UMKM melalui berbagai program pendanaan dan pendampingan.
Kedua lembaga juga mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mengoptimalkan bantuan yang diberikan dalam pengembangan usaha mereka.
Related News
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!
SILO Raih Kredit Sindikasi Rp14,5T, Aset First REIT Ikut Dijaminkan
Merugi, Emiten Software (RUNS) Boncos 44,37 Persen Hingga Juni 2026
SMBC Indonesia (BTPN) dan BTN Tuntaskan Transaksi Alih Aset Pinjaman
Prospek Pasar Segmen Enterprise TLKM Diprediksi Naik 30 Persen
Siloam Hospitals Akuisisi Aset First REIT Rp6,9 Triliun, Ini Alasannya





