Bank Mega (MEGA) Minta Restu Bagikan Saham Bonus Rasio 1000 : 99
:
0
EmitenNews.com - Emiten perbankan PT Bank Mega Tbk (MEGA) menyatakan data keuangan Perseroan menunjukkan kinerja yang terus meningkat di tengah kondisi perekonomian yang masih menantang sebagai dampak dari pandemi. Dengan demikian, perlu diberikan dukungan yang lebih dalam permodalan dengan meningkatkan modal ditempatkan dana disetor penuh yang akan memperkuat modal inti (Tier 1) dalam rencana pertumbuhan Kredit.
Merujuk pada keterangan tertulis yang disampaikan Bank Mega (MEGA) kepada regulator, Kamis (20/1/2022) disebutkan, Perseroan telah menyampaikan Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun Buku 2021 yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Februari 2022 dan akan mengusulkan pembagian Saham Bonus baik yang berasal dari kapitalisasi sebagian dari Saldo Laba per tanggal 31 Desember 2021 dan kapitalisasi sebagian dari Tambahan Modal Disetor per tanggal 31 Desember 2021.
Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya per tanggal 31 Desember 2021 dan telah di audit pada 18 Januari 2022, tercatat sebesar Rp 10.473.225.801.996,- (Rp10,47 triliun) dan sebesar Rp 6.231.559.271.171,- (Rp6,23 triliun) diusulkan untuk dikapitalisasi dan dibagikan sebagai Saham Bonus.
Dengan memperhitungkan jumlah saham yang dikeluarkan dalam Perseroan sejumlah 6.963.775.206 saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Diusulkan pembagian Saham Bonus yang berasal dari Kapitalisasi Saldo Laba, dengan rasio dimana setiap pemegang 1.000 saham pada tanggal penentuan Daftar Pemegang Saham Yang Berhak untuk memperoleh Saham Bonus yang berasal dari Kapitalisasi Saldo Laba akan memperoleh 99 Saham Bonus dengan nilai nominal Rp500 per saham.
Maka jumlah saham yang akan diterbitkan sebagai Saham Bonus yang berasal dari Kapitalisasi Saldo Laba adalah sejumlah sebanyak-banyaknya 689.413.745 Saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





