Banting Setir BIKE, Dari Bisnis Sepeda ke Tambang
:
0
Ilustrasi, kegiatan pertambangan batu bara. Foto: Berau Coal Energy
EmitenNews.com - Saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) menjadi salah satu anomali pada pekan ini. Pasalnya, dalam sepekan terakhir saham BIKE meroket hingga 96,26% ke level 4.200.
Hal itu berbanding terbalik dengan potret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjunam hingga 14,91% ke level 5.185,105.
Kendati pada perdagangan terakhir, Jumat (16/10/2026) juga ikut terdampak pengumuman MSCI dengan melemah 3,89%, saham BIKE masih menunjukkan grafik menanjak.
Lihat saja, jika ditarik dalam tiga bulan terakhir misalnya, saham BIKE tercatat melesat 723,53%. Bahkan, sejak awal tahun atau year to date, saham BIKE terpantau telah meroket hingga 445,45%.
Terkerek Ubah Haluan Bisnis?
Meroketnya saham BIKE beriringan dengan perseroan yang mencoba banting setir dari bisnis sepeda menjadi perusahaan holding.
Hal itu ditandai dengan perubahan nama perseroan usai masuknya pengendali baru yaitu PT Penajam Makmur Jaya (PMJ).
Perubahan nama itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 2 Juli 2026. Sebanyak 100 persen pemegang saham sepakat dengan pergantian nama tersebut.
Hingga (17/10/2026), PMJ menggenggam 969,17 juta saham BIKE atau setara 74,9 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Masuknya pengendali baru, mengubah nama perseroan dari PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk menjadi PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk, sekaligus menandai pergeseran haluan bisnis ke sektor teknologi, data, energi, infrastruktur dan pangan.
Related News
Asa Baru Jurnalis TV Menjadi Wirausaha Ayam Petelur
Meta Luncurkan Model AI Baru Canggih, OpenAI Lewat
Omoda 5 Lepas As, Chery Investigasi Besar-besaran, Termasuk Indonesia
Pimpin Transformasi GIAA, ini Rekam Jejak Thomas Oentoro
The Social Reckoning (1): Saat Algoritma Memecah Belah Masyarakat
BYD Atto 1 Generasi ke-2 Sudah Bisa Dipesan dengan Rp 5 Juta





