Bareskrim Bongkar Jaringan Judol Internasional, Server Kamboja-China
:
0
Ilustrasi judi online. Dok. Polda DIY-Polri.
EmitenNews.com - Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan perjudian dalam jaringan atau judi online internasional yang terafiliasi dengan server Kamboja dan China. Dari situ sebanyak 22 orang tersangka ditangkap dalam penggerebekan di empat kota, yakni Bogor dan Bekasi, Jawa Barat; Tangerang, Banten; dan Denpasar, Bali.
"Sebanyak 22 orang tersangka yang diamankan terdiri atas operator, pengelola server, dan admin keuangan," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro kepada pers, di Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Para tersangka itu berinisial RA, NKP, SY, IK, GRH, AG, AT, IMF, FS, MR, RAW, AI, BA, RH, D, AVP, JF, RNH, SA, DN, dan AN.
Situs judi online yang dikendalikan para tersangka memiliki peladen (server) di China dan Kamboja. Domain yang digunakan pelaku di Indonesia adalah Tanjung899 dan Akasia899.
Hasil penyelidikan menunjukkan, para pelaku berafiliasi dengan agen judi di China dan Kamboja untuk menjalankan kegiatan judi online. Modusnya, pelaksana teknis di Indonesia memanfaatkan kartu perdana terdaftar untuk membuat akun WhatsApp.
Akun tersebut kemudian digunakan untuk mengirimkan pesan promosi perjudian situs Tanjung899 dan Akasia899 secara masif kepada jutaan nomor.
"Setiap harinya, operator bisa membuat hingga 500 akun WhatsApp dan menyebarkan ribuan pesan siaran (broadcast) berisi ajakan bergabung, kemudahan deposit, dan janji kemenangan (withdraw)," kata Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Untuk berkomunikasi, para tersangka menggunakan grup Telegram dan WhatsApp. Di situ para pelaku berbagi data nomor ponsel serta mengelola omzet.
Hasil kejahatan ini disamarkan melalui rekening atas nama orang lain (nominee). Termasuk dengan menggunakan mata uang kripto yang dicairkan melalui berbagai payment gateway seolah-olah berasal dari jual beli barang.
"Para pelaku meraup keuntungan hingga ratusan miliar rupiah hanya dalam waktu satu tahun," ujarnya.
Related News
Isu Pekerja hingga Kampus Dibahas di Hambalang, Begini Arahan Prabowo
Pemerintah Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol, Ternyata Ada Misinya
Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Investor Incar Proyek Komersial
BPK Temukan Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tidak Berhak
May Day 2026, Begini Kejutan Lain dari Prabowo Untuk Pengemudi Ojol
Pemerintah Batasi Outsourcing Hanya 6 Bidang, di Luar Itu Terlarang





