EmitenNews.com - Penerapan aturan baru Auto Rejection Bawah (ARB) asimetris 7% oleh BEI yang mulai berlaku hari ini, Senin (19/10), langsung teruji di menit-menit awal perdagangan.

Pasalnya, pada pukul 09.02 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok -255,56 poin atau -4,93% ke level 4.929,54. IHSG sempat dibuka di 4.961,87 dan terus tertekan hingga menyentuh low 4.928,04.

Data RTI Business menunjukkan, tercatat 673 saham melemah berbanding hanya 55 saham yang menguat.

Emiten Prajogo dari Grup Barito pun kompak ARB sejak sesi I pembukaan perdagangan Senin (19/10).

BREN -6,74%, BRPT -6,61%, CDIA -6,93%, CUAN -6,48%, PTRO -6,89%, dan TPIA -6,64%.

Rem Darurat Langsung Terpakai

Kondisi ini membuktikan pernyataan analis bahwa ARB 7% akan menjadi rem darurat untuk menahan IHSG agar tidak terjun bebas seperti Jumat lalu yang anjlok -11,57%.

Seperti dikatakan Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta pagi tadi.

Nafan menilai kebijakan baru ARB 7% berpengaruh cukup signifikan terhadap pergerakan IHSG, terutama dalam menahan kejatuhan indeks secara mendadak dalam satu hari perdagangan.

“Pembatasan ini secara matematis mengunci penurunan harga saham-saham berbobot besar agar tidak merosot lebih dari 7 persen per hari, sehingga mampu meredam koreksi tajam IHSG secara sekaligus dan menenangkan psikologi investor ritel,” tambahnya.