EmitenNews.com - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar Rp3,8 triliun pada 2025. Perolehan itu terbilang meningkat 16,2% dibanding tahun sebelumnya Rp3,2 triliun.

Manajemen BCAP dalam keterbukaan informasi, Kamis (26/3/2026) menjelaskan, porsi terbesar pendapatan Perseroan berasal dari bunga dan dividen perusahaan yang dikelola yaitu sebesar Rp2,1 triliun atau setara 56,1%,

Sementara itu, pendapatan jasa asuransi memberikan kontribusi 21,4% atau sebesar Rp806,3 miliar. Berikutnya adalah kontribusi pendpatan digital sebesar 393,5 miliar atau 28,8%.

Selanjutnya, pendapatan dari kegiatan di pasar modal mencatat pertumbuhan 69% menjadi Rp355m8 miliar. Kontribusi dari pembiayaan keuangan syariah tercatat sebesar Rp41,4 miliar dan pendapatan operasional lainnya capai Rp55,1 miliar.

Secara total, kontribusi pendapatan BCAP berasal dari MNC Bank, MNC Life, MNC Insurance, MNC Sekuritas, MNC Finance, MNC Leasing, MNC Teknologi Nusantara, FM Digital Solution, MNC Asset Management, dan lainnya.

Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang dicatat BCAP di sepanjang 2025 dilaporkan melonjak 130,1% menjadi Rp277,9 miliar.

Dari sisi neraca, BCAP mencatat total aset Rp29 triliun pada 2025, total liabilitas Rp23,6 triliun, dan ekuitas Rp5,4 triliun.

Hingga pukul 14:30 WIB, harga saham BCAP tercatat menguat 4% ke level Rp52 per saham, relatif sama dengan catatan selama satu tahun penuh. Namun demikian, secara year to date, harganya merosot sebesar 10,34%.