Beban Bengkak, Rugi Eterindo Wahanatama (ETWA) Melambung 112 Persen Jadi Rp28 Miliar

EmitenNews.com — Pada Kuartal I-2022, PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) mencatatkan rugi bersih mencapai Rp28,02 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 112,6 persen dibandingkan dengan jumlah rugi bersih di Kuartal I-2021 yang senilai Rp13,18 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan ETWA yang dikutip Rabu (15/6), selama tiga bulan pertama tahun ini jumlah penjualan bersih perseroan tercatat melambung sebesar 6.181,5 persen menjadi Rp20,64 miliar dari Rp328,55 juta pada periode yang sama di 2021.
Namun, beban pokok penjualan ETWA di Kuartal I-2022 tercatat melonjak menjadi Rp25,76 miliar dari Rp5,57 miliar pada Kuartal I-2021. Sehingga, selama tiga bulan pertama tahun ini perseroan mencatatkan rugi bruto sebesar Rp5,13 miliar.
Adapun jumlah beban usaha ETWA di Kuartal I-2022 tercatat sebesar Rp4,37 miliar atau meningkat sebesar 45,18 persen (year-on-year). Maka selama tiga bulan pertama di 2022, perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp9,5 miliar atau meningkat 15,15 persen (y-o-y).
Pada pos beban lain-lain di Kuartal I-2022, jumlahnya tercatat sebesar Rp18,56 miliar atau meningkat 274,95 persen (y-o-y). Dengan demikian, rugi periode berjalan yang dicatatkan ETWA di Kuartal I-2022 menjadi Rp28,06 miliar.
Sedangkan, besaran rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di kuartal pertama tahun ini adalah Rp28,18 miliar. Pada Kuartal I-2021, ETWA mencatatkan rugi bersih senilai Rp13,18 miliar.
Per 31 Maret 2022, total liabilitas ETWA meningkat menjadi Rp1,2 triliun dari Rp1,17 triliun pada 31 Desember 2021. Hingga akhir Maret 2022, perseroan mencatatkan ekuitas negatif (defisiensi modal) mencapai Rp142,87 miliar atau lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2021 yang senilai Rp114,82 miliar.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar