EmitenNews.com - Toyota Motor Corp. mengatakan mereka akan mulai "mengimpor balik" sedan Camry buatan AS ke Jepang paling cepat musim gugur tahun ini. Langkah itu sebagai upaya untuk menunjukkan usaha mengurangi defisit perdagangan AS dengan negara tersebut.

Seperti diketahui produk-produk Jepang termasuk otomotif merek Toyota dikenakan tarif tinggi oleh Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Alasan penerapan tarif tinggi tersebut karena defisit perdagangan Amerika Serikat terhadap Jepang.

Dengan kebijakan baru Presiden Trump tersebut Toyota sangat terpukul. Karena sebelum ini Amerika menyumbang penjualan yang sangat signifikan bagi Toyota. Kebijakantarif baru yang tinggi tersebut, Toyota dan produsen otomotif Jepang lainnya mengalami pukulan yang telak.

Kyodo News, Sabtu (6/6/2026) memberitakan produsen mobil terkemuka Jepang ini menargetkan menjual 10.000 unit Camry di Jepang setiap tahunnya. Di pabrik Toyota di Amerika Camry diproduksi dengan setir di sebelah kanan agar sesuai dengan peraturan lalu lintas Jepang.

Pada acara terkait Camry di Prefektur Shizuoka, Jepang, Ketua Akio Toyoda mengatakan, "Jika langkah ini membantu memperbaiki neraca perdagangan sampai batas tertentu, ada harapan bahwa masalah tarif akan ditinjau kembali lebih lanjut."


Kebijakan tarif pemerintahan Presiden Donald Trump terus memengaruhi keuntungan produsen mobil Jepang. Dua model Toyota buatan AS, truk pikap Tundra dan SUV Highlander, telah dijual di Tokyo sejak April.