Omzet AKRA Melesat 44%, Digendong Proyek KEK JIIPE & SPBU BP
:
0
Omzet AKRA Melesat 44%, Digendong Proyek KEK JIIPE & SPBU BP. Dok. Kontan
EmitenNews.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melanjutkan tren pertumbuhan kinerja pada semester pertama tahun 2026. Pertumbuhan lini atas (top line) yang didorong oleh skala perdagangan BBM dan kimia dasar berhasil ditranslasikan hingga ke lini bawah (bottom line), disertai konversi arus kas operasi yang membaik secara signifikan.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian (Tidak Diaudit) per 30 Juni 2026, perseroan membukukan total pendapatan sebesar Rp30.842.848.616. Capaian ini merepresentasikan kenaikan sebesar 44,0% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp21.417.873.802.
Peningkatan pendapatan ini secara dominan disumbangkan oleh segmen penjualan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp30.707.936.800, naik dari posisi sebelumnya Rp21.269.705.827. Adapun pendapatan dari instrumen sewa tercatat berkontribusi sebesar Rp134.911.816.
Margin Operasional dan Efisiensi Beban Usaha
Seiring dengan peningkatan volume perdagangan, beban pokok penjualan dan pendapatan terkerek menjadi Rp28.560.858.684. Meski demikian, AKRA tetap mampu menjaga retensi margin usaha. Laba bruto perseroan tumbuh 16,9% YoY menjadi Rp2.281.989.932 dibandingkan Rp1.952.200.489 pada semester I-2025.
Dari sisi biaya operasional, pos beban umum dan administrasi tercatat naik menjadi Rp569.001.831 dari sebelumnya Rp446.681.296. Namun, efisiensi tercermin pada pos beban penjualan yang berhasil diturunkan menjadi Rp36.519.019 dari Rp49.909.908 pada tahun 2025. Dengan kombinasi tersebut, laba usaha perseroan naik 16,9% YoY menjadi Rp1.734.328.638 dari Rp1.483.046.233.
Akselerasi Laba Bersih dan Rekam Jejak Dividen Historis
Secara konsolidasian, efektivitas operasional berhasil mendorong laba neto periode berjalan tumbuh 17,8% YoY menjadi Rp1.566.432.096.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencatatkan pertumbuhan 21,2% YoY menjadi Rp1.430.800.369 dibandingkan Rp1.180.077.580 pada periode sama tahun lalu. Walhasil, Laba Per Saham Dasar (Basic Earnings Per Share) meningkat menjadi Rp72,30 per lembar saham dari sebelumnya Rp59,79.
Baca Juga: Asing Dimanjakan Demi Jaga Rupiah, Dampak Tahan BI Rate ke Pasar Modal
Dalam hal pengembalian kepada pemegang saham, AKRA secara historis dikenal di pasar modal sebagai salah satu emiten pembayar dividen yang konsisten. Manajemen perseroan memiliki rekam jejak panjang dalam mempertahankan kebijakan dividend payout ratio yang tinggi serta rutin membagikan dividen interm maupun final setiap tahunnya. Pada periode pelaporan ini, perseroan kembali membukukan realisasi pembayaran dividen tunai kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1.003.673.730. Stabilitas pembayaran ini memperkuat posisi saham AKRA sebagai instrumen berkarakter income stock bagi investor institusi maupun ritel.
AKR Corporindo (AKRA) dan Muhammadiyah
Related News
Vanguard Pegang 2 Saham RI Lebih dari 1%, Satu Terancam Delisting
Asing Dimanjakan Demi Jaga Rupiah, Dampak Tahan BI Rate ke Pasar Modal
3 Jurus Jaga Moneter, BI Pilih Cara Ini daripada Naikkan Suku Bunga
Extreme Price Increase MSCI, Saham Meroket Terancam Outflow
Saham PTPP Koleksi BPJSTK, Laba Meroket Tapi Kas Tekor
Ternyata Ini Alasan FORE Belum Bagi Dividen Meski Omset Naik 51,72%





