BEI Gembok LION dan Buka Suspen NZIA Hari Ini
:
0
Ilustrasi bullish dan bearish.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Lion Metal Works Tbk. (LION) dan pada saat yang sama membuka kembali perdagangan saham PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) pada Selasa (10/2/2026).
Penghentian sementara perdagangan saham LION diberlakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyatakan penghentian tersebut dilakukan agar pelaku pasar memiliki waktu yang memadai dalam mengambil keputusan investasi.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Lion Metal Works Tbk (LION), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) pada tanggal 10 Februari 2026,” ujar Yulianto, dikutip Selasa (10/2/2026).
Pada penutupan perdagangan Senin (9/2/2026), saham LION ditutup di level Rp710 per saham, melonjak Rp105 atau 17,36 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp605 per saham.
Sementara itu, BEI juga mencabut status suspensi atas saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA). Saham emiten tersebut kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I Selasa (10/2/2026).
Yulianto juga menyampaikan pencabutan suspensi tersebut, ia mengatakan bahwa, “Suspensi atas perdagangan saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 10 Februari 2026.”
Merespons dibukanya kembali perdagangan, pada pembukaan perdagangan Selasa (10/2) saham NZIA di awal sesi langsung melonjak ke harga atas setinggi 20,97 persen ke level Rp300 per saham.
Related News
Kemkomdigi Blokir Polymarket, Judi Online Berkedok Prediction Market
Volume LCT Capai USD22,61 Miliar, Terbesar dengan China 89 Persen
BEI Usul Insentif Pajak Bagi Emiten Free Float 20-30 Persen
Terbit 2 Aturan Baru OJK, Atur Kategorisasi Broker & Manajer Investasi
Gubernur BI Minta Perbankan Lebih Efisien, Cermati Alasannya
Bos BEI Tanggapi Pidato Presiden soal Ekspor SDA: IHSG Koreksi Teknis





